BNNK Gunungsitoli: Jalur Laut Masih Jadi Modus Utama Peredaran Narkoba di Nias

  • 27 Agt 2026 14:49 WIB
  •  Gunung Sitoli

RRI.CO.ID, Gunungsitoli – Kondisi geografis Kepulauan Nias yang dikelilingi lautan dan banyaknya pelabuhan informal atau jalur "tikus" disebut menjadi celah utama masuknya narkoba ke wilayah ini.

Plh. Kepala BNNK Gunungsitoli, Leos Balthasar Wirawan Gulo, S.H., mengungkapkan modus klasik pengantaran narkoba oleh kurir dari luar daerah melalui jalur laut masih paling banyak digunakan pelaku.

"Geografis Kepulauan Nias yang dikelilingi lautan dan banyaknya jalur 'tikus' atau pelabuhan informal membuat pengawasan jadi sulit. Narkoba umumnya diantar langsung oleh kurir dari luar daerah," ujarnya di Gunungsitoli, Kamis 27 Agustus 2026.

Leos menyebut kondisi ini menjadi tantangan tersendiri bagi BNNK Gunungsitoli bersama TNI-Polri dan pemerintah daerah dalam upaya pencegahan dan pemberantasan.

Selain menyoroti modus peredaran, BNNK Gunungsitoli juga mengungkapkan bahwa angka penyalahgunaan narkoba di Kepulauan Nias masih mengikuti tren Provinsi Sumatera Utara. Hingga saat ini Sumut masih menempati peringkat tertinggi secara nasional dengan estimasi pengguna mencapai sekitar 1,5 juta jiwa.

"Untuk data khusus Kota Gunungsitoli, kita belum pernah melakukan penelitian terpisah. Jadi kita masih pakai data provinsi," jelas Leos.

Ke depan, BNNK Gunungsitoli akan mengintensifkan upaya P4GN melalui tiga pendekatan, yakni pencegahan, pemberdayaan masyarakat, dan penindakan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....