Tips Menjaga Hidrasi Disaat Main Bola

  • 08 Sep 2026 09:52 WIB
  •  Gunung Sitoli

RRI.CO.ID, Gunungsitoli - Dehidrasi merupakan salah satu hal yang perlu dihindari dalam berolahraga. Dehidrasi ringan dapat memengaruhi fungsi berpikir dan performa fisik. Ini tentu saja tidak menguntungkan bagi Anda yang bertanding untuk menjadi juara. Untuk itu penting untuk menjaga kebutuhan cairan tetap terpenuhi atau dengan kata lain, menjaga status hidrasi agar tetap seimbang.

Dikutip dari HelloSehat, Sesi latihan merupakan saat yang tepat bagi pemain untuk memperkirakan berapa banyak keringat yang keluar dan berapa banyak cairan yang ia butuhkan. Setiap orang memiliki kebutuhan cairan yang berbeda. Banyak pemain yang datang ke pertandingan atau sesi latihan dengan kondisi dehidrasi. Alasan tersering adalah karena pemain tidak sempat sarapan sebelumnya. Pemain yang mengalami dehidrasi tentunya akan cenderung untuk berusaha minum lebih sering dibanding mereka yang tidak. Ini akan mengalihkan fokus mereka dari pertandingan atau sesi latihan. Pada cuaca panas, pemain disarankan untuk minum sebanyak 500 ml (sekitar 2 gelas) selama 60-90 menit sebelum pertandingan. Selama waktu ini, pemain memiliki kesempatan untuk buang air kecil demi membuang cairan yang berlebih sebelum bertanding.

Sering kali kita dengar saran untuk minum saat merasa haus. Namun ini tidak bermanfaat karena kesempatan untuk minum selama pertandingan terbatas. Beberapa kesempatan untuk minum saat pertandingan adalah ketika pemanasan, beberapa menit sebelum tendangan pembuka (kick-off), dan pada saat half-time. Pemain juga sebaiknya menyempatkan diri untuk minum di sisi lapangan ketika permainan dihentikan sementara, misalnya saat ada pemain lain yang cedera.

Pemain perlu mengganti cairan yang hilang setelah berolahraga. Targetnya adalah meminum 1,2 – 1,5 liter per kilogram berat badan yang hilang setelah olahraga. Bila berat badan Anda turun 1 kg setelah pertandingan, maka Anda perlu meminum setidaknya 1,2 liter (satu botol besar air mineral). Cairan tubuh yang hilang tidak hanya berupa air, namun juga garam atau elektrolit. Untuk itu sebaiknya minuman yang diminum juga mengandung natrium. Namun bila Anda hendak makan, makanan biasanya sudah mengandung natrium sehingga Anda cukup minum air putih saja.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....