Tips Merawat Shockbreaker Motor

  • 19 Agt 2026 09:11 WIB
  •  Gunung Sitoli

RRI.CO.ID, Gunungsitoli - Suspensi atau shockbreaker memiliki peran penting untuk meredam guncangan serta memberikan kenyamanan saat berkendara. Kurangnya perawatan akan menyebabkan shockbreaker mengalami bocor. Perawatan ini bisa dilakukan dengan cara rutin melakukan pengecekan. Perawatan dengan melakukan pengecekan ini juga bisa dilakukan untuk mengatur kenyamanan suspensi sesuai dengan kebutuhan pengendara. Umumnya, pengecekan disarankan kisaran 10.000 km - 15.000 km.

Dikutip dari dayaauto, cara mudah merawat shockbreaker diantaranya Bersihkan shockbreaker secara teratur dari debu atau lumpur yang menempel yang bisa dilakukan bersamaan saat mencuci motor. Kotoran yang dibiarkan tertimbun dapat menimbulkan karat atau membuat seal/karet dan piston rusak, dan dapat mengakibatkan oli dalam shockbreaker bocor. Jika oli sudah bocor, tingkat kenyamanan berkendara akan berkurang dan dapat berisiko kecelakaan, Sebisa mungkin hindari jalan yang rusak, berlubang atau bergelombang saat berkendara. Tetapi jika BroSis terpaksa, sebisa mungkin kurangi kecepatan dan berkendara secara pelan saja. Melintasi jalan yang tidak rata atau rusak dalam kecepatan tinggi akan membuat beban shockbreaker semakin berat dan hantaman yang timbul akan membuat shockbreaker cepat rusak, Penggunaan aksesoris seperti peninggi motor yang bukan peruntukannya dapat berdampak buruk bagi shockbreaker. Hal ini dikarenakan ukuran shockbreaker sudah disesuaikan dengan fungsi dan kapasitas motor masing-masing. Menambah aksesoris seperti itu bisa menurunkan kinerja collar dan membuat shockbreaker cepat rusak.

Selanjutnya, Perhatikan barang bawaan saat berkendara, karena setiap motor memiliki ketentuan bobot beban yang dianjurkan oleh pabrik. Saat membawa beban berlebih, shockbreaker akan terpaksa bekerja melebihi kapasitasnya. Jika terlalu sering membawa beban berlebih, bisa dipastikan komponen shockbreaker akan cepat aus dan keras sehingga kinerja komponen dan kenyamanan berkendara akan menurun, Selain memastikan kondisi kebersihan shockbreaker, jangan lupa untuk mengecek olinya. Oli dalam shockbreaker berfungsi untuk menyerap getaran pada motor. Seiring usia pakai, kualitas oli shockbreaker akan berkurang. Karena itu, lakukan penggantian oli shockbreaker setidaknya setiap 15.000 km.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....