Latihan Beban Pagi atau Sore, Mana yang Lebih Baik?

  • 21 Jul 2026 21:26 WIB
  •  Gunung Sitoli

RRI.CO.ID, Gunungsitoli - Waktu latihan sering menjadi perdebatan di kalangan penggemar kebugaran. Sebagian orang memilih berlatih pada pagi hari karena lebih sesuai dengan rutinitas, sementara yang lain merasa memiliki tenaga lebih besar saat sore atau malam hari. Lantas, apakah waktu latihan benar-benar memengaruhi hasil?

Tinjauan ilmiah yang diterbitkan dalam jurnal Sports Medicine menemukan bahwa performa fisik, seperti kekuatan otot, daya ledak, dan kemampuan menghasilkan tenaga, umumnya mencapai puncaknya pada sore hingga awal malam. Kondisi ini dipengaruhi oleh ritme sirkadian yang membuat suhu inti tubuh meningkat sekitar 0,5–1 derajat Celsius dibandingkan pagi hari. Peningkatan suhu tersebut membuat otot lebih elastis, kontraksi otot lebih efisien, serta membantu tubuh bekerja lebih optimal saat melakukan latihan beban.

Namun, hasil tersebut tidak berarti latihan pada pagi hari kurang efektif. Dalam kajian yang sama dijelaskan bahwa tubuh mampu beradaptasi terhadap waktu latihan yang dilakukan secara rutin. Seiring waktu, ritme biologis akan menyesuaikan sehingga peningkatan performa tetap dapat dicapai, baik pada pagi maupun sore hari.

Menurut American College of Sports Medicine (ACSM), peningkatan kekuatan dan massa otot lebih dipengaruhi oleh kualitas program latihan, volume dan intensitas latihan, penerapan progressive overload, kecukupan asupan protein, serta waktu pemulihan. Faktor-faktor tersebut dinilai memiliki pengaruh yang lebih besar terhadap hasil latihan dibandingkan waktu pelaksanaannya.

Penelitian menunjukkan bahwa waktu latihan dapat memengaruhi performa selama sesi latihan. Namun, hingga saat ini belum ada bukti ilmiah yang menyimpulkan bahwa latihan beban pada waktu tertentu secara konsisten memberikan hasil yang lebih baik terhadap peningkatan kekuatan maupun massa otot dalam jangka panjang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....