Kardio sebelum atau sesudah Angkat Beban? Ini Jawabannya

  • 19 Jun 2026 13:20 WIB
  •  Gunung Sitoli

RRI.CO.ID, Gunungsitoli - Di gym, satu pertanyaan ini hampir selalu muncul yaitu lebih baik kardio sebelum atau sesudah angkat beban. Banyak orang mencari jawaban pasti, padahal kuncinya bukan pada urutan yang benar atau salah, tetapi pada tujuan latihan masing masing orang.

Secara umum, latihan angkat beban biasanya dilakukan terlebih dahulu sebelum kardio. Alasannya sederhana karena angkat beban membutuhkan energi dan fokus yang lebih besar. Saat tubuh masih segar, performa bisa lebih optimal sehingga otot mendapatkan stimulus yang lebih baik untuk berkembang.

Setelah sesi beban selesai, barulah kardio dilakukan. Pada tahap ini, kardio berfungsi sebagai pelengkap untuk membantu meningkatkan kebugaran jantung dan menambah pembakaran kalori setelah energi utama sudah digunakan.

Pola yang sama juga sering digunakan pada program penurunan berat badan. Banyak orang mengira fat loss harus mengutamakan kardio, padahal dalam praktiknya angkat beban tetap menjadi fondasi utama. Latihan beban membantu menjaga massa otot, sementara kardio di akhir latihan membantu meningkatkan total kalori yang terbakar dalam satu sesi.

Namun urutan ini bisa berbeda jika tujuan utamanya adalah meningkatkan daya tahan atau stamina seperti lari jarak jauh. Dalam kondisi tersebut, kardio dapat dilakukan lebih dulu agar performa aerobik berada pada kondisi terbaik sebelum tubuh lelah oleh latihan beban.

Hal penting lainnya adalah pemanasan. Kardio ringan selama beberapa menit sebelum latihan utama tetap diperlukan untuk meningkatkan suhu tubuh, melancarkan aliran darah, dan mengurangi risiko cedera.

Menurut Kementerian Kesehatan RI, aktivitas fisik seperti kardio secara rutin berperan penting dalam menjaga kesehatan jantung, meningkatkan kebugaran tubuh, dan membantu mengontrol berat badan.

Yang sering tidak disadari banyak orang adalah bahwa hasil latihan tidak ditentukan oleh urutan semata, tetapi oleh konsistensi dan keseimbangan program. Terlalu lama berlatih dalam satu sesi justru bisa menurunkan kualitas latihan, sementara kurangnya waktu pemulihan dapat menghambat perkembangan otot maupun kebugaran.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....