Mewujudkan Informasi Layak Anak di Era Digital

  • 30 Sep 2026 11:49 WIB
  •  Gunung Sitoli

RRI.CO.ID,Gunungsitoli - Di Era digital menghadirkan berbagai tantangan dalam mewujudkan informasi yang ramah anak. Contoh dari tantangan dalam mewujudkan informasi yang ramah anak yaitu Akses Tanpa Batas, dimana anak dapat dengan mudah mengakses berbagai situs dan platform tanpa filter yang memadai. Selain itu konten negatif dan disinformasi yang dipenuhi dengan hoaks, perundungan siber, hingga konten kekerasan dapat beredar dengan cepat dan sulit dikendalikan. hal ini bisa disebabkan oleh kurangnya literasi digital dimana tidak semua anak maupun orang tua memiliki pemahaman yang cukup dalam memilah informasi yang benar dan bermanfaat. selain itu pengawasan yang terbatas dikarenakan kesibukan orang tua serta penggunaan gawai pribadi membuat pengawasan sering kali tidak optimal.

Di Lansir Dari Sekadaukab.go.id Untuk mewujudkan informasi layak anak diperlukan barbagai peran strategis yang terdiri dari peran strategis orangtua dan keluarga, peran Sekolah dan Lembaga Pendidikan serta Pemerintah dan Pemangku Kepentingan. Dalam peran Strategis Orang Tua dan Keluarga Keluarga merupakan benteng pertama dalam melindungi anak dari dampak negatif informasi digital. Orang tua perlu mendampingi anak saat mengakses internet dan menetapkan batas waktu penggunaan gawai. Selain itu dapat membangun komunikasi terbuka agar anak berani bercerita jika menemukan konten yang tidak nyaman, serta dapat melakukan pendekatan yang komunikatif dan edukatif jauh lebih efektif dibandingkan larangan yang bersifat sepihak. Selanjutnya, Sekolah memiliki tanggung jawab untuk membekali peserta didik dengan literasi digital. Pendidikan tidak hanya berfokus pada penggunaan teknologi, tetapi juga pada etika bermedia, kemampuan berpikir kritis, serta kecakapan mengenali informasi palsu. Dengan demikian, anak tidak hanya menjadi konsumen informasi, tetapi juga pengguna yang bijak dan bertanggung jawab. Dalam hal ini, Pemerintah, penyedia layanan internet, serta platform digital perlu bersinergi dalam menghadirkan regulasi dan sistem pengawasan konten yang berpihak pada kepentingan terbaik anak. Kampanye publik tentang keamanan digital serta program edukasi masyarakat juga menjadi bagian penting dalam menciptakan ekosistem informasi yang sehat.

Mewujudkan informasi layak anak tidak dapat dilakukan secara parsial. Diperlukan kolaborasi antara keluarga, sekolah, pemerintah, komunitas, dan media. Ekosistem digital yang ramah anak ditandai dengan konten edukatif yang mudah diakses, sistem pelaporan konten negatif yang responsif, literasi digital yang merata serta budaya bermedia yang santun dan bertanggung jawab.

Anak adalah generasi penerus yang akan menentukan masa depan bangsa. Di era digital yang serba cepat ini, perlindungan terhadap hak anak atas informasi yang layak menjadi tanggung jawab bersama. Dengan komitmen dan kerja sama semua pihak, kita dapat menciptakan ruang digital yang aman, sehat, dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

Mewujudkan informasi layak anak bukan sekadar pilihan, melainkan sebuah keharusan demi masa depan yang lebih baik.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....