Mengapa Anak Sering Menolak Pakai Selimut saat Tidur?
- 15 Sep 2026 15:32 WIB
- Gunung Sitoli
RRI.CO.ID,Gunungsitoli - Sebagian orang tua mungkin pernah mengalami anak yang selalu menolak menggunakan selimut saat tidur. Meski sudah diselimuti sebelum tidur, beberapa anak justru menendangnya hingga terlepas atau merasa tidak nyaman ketika tubuhnya tertutup.
Kebiasaan ini sebenarnya cukup umum pada anak-anak. Penolakan terhadap selimut tidak selalu berarti anak tidak suka tidur dengan nyaman, tetapi bisa disebabkan oleh beberapa hal.
Salah satu penyebabnya adalah anak merasa kepanasan. Anak-anak dapat merasa lebih cepat gerah dibandingkan orang dewasa, terutama jika kamar cukup hangat, menggunakan pakaian tidur yang tebal, atau selimut yang terlalu berat. Ketika merasa panas, anak secara alami akan berusaha menyingkirkan selimut agar tubuhnya lebih nyaman.
Selain suhu, bahan dan tekstur selimut juga dapat memengaruhi kenyamanan. Ada anak yang sensitif terhadap bahan tertentu, misalnya kain yang terasa kasar, terlalu tebal, berbulu, atau membuat tubuh berkeringat. Akibatnya, anak lebih memilih tidur tanpa selimut.
Anak yang banyak bergerak saat tidur juga sering kali tanpa sadar menendang selimut. Pergerakan tersebut merupakan hal yang normal, terutama pada anak yang tidurnya aktif. Karena itu, selimut yang awalnya menutupi tubuh bisa saja berpindah atau terlepas selama anak tidur.
Faktor kebiasaan juga bisa menjadi penyebab. Jika sejak kecil anak terbiasa tidur tanpa selimut dan tetap merasa nyaman, ia mungkin tidak merasa membutuhkan selimut saat tidur.
Orang tua tidak perlu langsung memaksa anak menggunakan selimut. Yang lebih penting adalah memastikan anak tidur dalam kondisi nyaman dan tidak kedinginan. Suhu kamar, pakaian tidur, serta ketebalan selimut dapat disesuaikan dengan kondisi lingkungan.
Jika kamar cukup dingin, orang tua bisa memilih pakaian tidur yang nyaman dan memberikan selimut ringan. Selimut sebaiknya tidak terlalu berat atau terlalu tebal sehingga anak tetap dapat bergerak dengan nyaman.
Pada bayi, orang tua juga perlu lebih berhati-hati. Selimut longgar dan benda lembut di area tidur dapat meningkatkan risiko terhalangnya jalan napas. Untuk bayi, praktik tidur yang aman perlu menjadi prioritas.
Anak yang tidak suka menggunakan selimut saat malam hari belum tentu sedang mengalami masalah. Bisa jadi ia merasa kepanasan, tidak nyaman dengan bahan selimut, atau memang memiliki kebiasaan tidur yang aktif. Selama anak tidur nyaman dan kondisi kamar sesuai, orang tua tidak perlu terlalu khawatir.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....