jika Masih Melakukan 5 Hal Ini, Bisa Jadi IQ Kamu tidak Tinggi

  • 09 Agt 2026 23:00 WIB
  •  Gunung Sitoli

RRI.CO.ID, Gunungsitoli - Merasa punya kecerdasan intelektual (IQ) tinggi? Tunggu dulu. Jika masih melakukan beberapa hal berikut, bisa jadi IQ-mu tak setinggi yang dibayangkan.

IQ memang kerap jadi tolok ukur kecerdasan. IQ diukur melalui serangkaian tes yang mengecek kemampuan berpikir.

Konon, selain melalui skor yang harus didapatkan melalui tes, tingkat kecerdasan juga bisa dilihat dari perilaku sehari-hari. Meski demikian, hingga saat ini, belum ada penelitian yang membuktikan hal tersebut.

mengutip Your Tango, apa saja hal-hal yang tidak akan dilakukan oleh orang dengan IQ tinggi. Berikut di antaranya,

1. Menghakimi orang lain

Orang cerdas cenderung ogah menghakimi orang lain. Empati membuat mereka berpikir bahwa pengalaman hidup setiap orang akan berbeda satu sama lain. Penghakiman tidak bisa dijadikan solusi.

Pemahaman itulah yang membuat orang ber-IQ tinggi cenderung tak mau menghakimi orang lain.

2. Membiarkan emosi menguasai diri

Orang-orang cerdas juga biasanya memiliki kecerdasan emosional yang tinggi. Artinya, mereka menyadari apa yang mereka rasakan, memprosesnya, dan membiarkannya berlalu tanpa memberikan kendali berlebih terhadap emosi tersebut.

Psikolog Nick Wignall mengatakan, orang cerdas memandang emosi mereka sebagai pembawa pesan yang mencoba menyampaikan informasi.

3. Terlalu percaya diri

Kecerdasan tak membuat mereka terlalu percaya diri. Mereka sadar bahwa mereka tak selalu tahu segalanya. Mereka juga tak mau berpura-pura lebih pintar dari yang sebenarnya.

Hal ini dikenal dengan istilah 'kerendahan hati intelektual', yang didefinisikan sebagai kesadaran akan kekurangan dri sendiri.

Bersikap rendah hati secara intelektual berarti mengakui bahwa keyakinan, pendapat, dan teori Anda bisa saja salah.

4. Multitasking

Sepintas, multitasking terkesan hebat. Tapi, orang-orang dengan IQ tinggi justru cenderung menghindarinya.

Orang cerdas umumnya memiliki manajemen waktu yang kuat. Artinya, mereka tahu bagaimana membagi waktu secara produktif.

5. Selalu mencari jalan pintas

Jalan pintas tak menjadi solusi bagi orang cerdas saat menghadapi kendala. Mereka justru merangkul tantangan. Mereka sadar bahwa situasi sulit bisa membantu mereka berkembang.

Psikolog Lisa Newman menjelaskan perbedaan antara pola pikir tetap (fixed mindset) dan pola pikir berkembang (growth mindset) yang terletak pada bagaimana seseorang memandang tantangan.

Orang-orang cerdas, lanjut Newman, memahami nilai dari keterampilan menghadapi tantangan. Jadi, alih-alih mengambil jalan pintas, mereka lebih memilih untuk menghadapi tantangan meskipun terasa berat.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....