"Soft Life" Gaya Hidup yang Semakin Diminati Anak Muda
- 12 Jun 2026 10:28 WIB
- Gunung Sitoli
RRI.CO.ID, Gunungsitoli – Di tengah kesibukan dan tuntutan kehidupan yang semakin tinggi, banyak anak muda kini mulai melirik gaya hidup yang lebih tenang dan seimbang. Tren yang dikenal dengan istilah soft life ini semakin ramai diperbincangkan di media sosial dan menjadi pilihan bagi mereka yang ingin menjalani hidup dengan lebih nyaman tanpa tekanan berlebihan.
Konsep soft life bukan berarti menghindari tanggung jawab atau berhenti bekerja keras. Sebaliknya, gaya hidup ini menekankan pentingnya menjaga kesehatan mental, mengatur waktu istirahat, serta tidak memaksakan diri untuk selalu produktif setiap saat.
Banyak generasi muda mulai mengutamakan kualitas hidup dibanding sekadar mengejar pencapaian materi. Mereka lebih memilih pekerjaan dengan lingkungan yang sehat, waktu istirahat yang cukup, dan kesempatan untuk menikmati kehidupan di luar pekerjaan.
Fenomena ini juga terlihat dari meningkatnya minat terhadap aktivitas sederhana seperti membaca buku, berolahraga ringan, berkebun, menikmati kopi di rumah, hingga mengurangi penggunaan media sosial pada waktu tertentu. Kegiatan-kegiatan tersebut dianggap mampu membantu menjaga keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi.
Dilansir dari survei global yang dilakukan Deloitte, Generasi Z saat ini semakin memprioritaskan stabilitas, kesejahteraan diri, dan keseimbangan hidup dibanding mengejar pertumbuhan karier yang serba cepat.
Di sisi lain, sejumlah penelitian juga menunjukkan bahwa keseimbangan antara kehidupan pribadi dan pekerjaan memiliki pengaruh positif terhadap kepuasan kerja dan produktivitas generasi muda.
Meski tergolong tren baru, soft life sejatinya mengingatkan bahwa kesuksesan tidak selalu diukur dari seberapa sibuk seseorang. Terkadang, meluangkan waktu untuk beristirahat, menjaga kesehatan, dan menikmati momen sederhana juga menjadi bagian penting dari kehidupan yang berkualitas.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....