Selain Leher, Ini Titik Semprot Parfum agar Wangi Tahan Lama
- 18 Mar 2026 05:46 WIB
- Gunung Sitoli
RRI.CO.ID, Gunungsitoli - Banyak orang masih mengandalkan leher sebagai titik utama menyemprot parfum. Padahal, menurut para ahli wewangian, ada sejumlah area tubuh lain yang justru membuat aroma lebih tahan lama dan berkembang lebih optimal sepanjang hari.
Pakar wewangian Bettina O'Neil mengatakan, kunci utama ketahanan parfum terletak pada lokasi yang hangat dan cenderung berkeringat.
melansir dari Real Simple
Pusar hingga rambut, kenapa efektif?
Menurut O'Neil, pusar memang terdengar tidak lazim. Namun, area ini hangat dan sedikit cekung sehingga membantu 'menjebak' aroma dan melepaskannya perlahan sepanjang hari.
Ia juga menambahkan bahwa rambut dan tekstil dapat mempertahankan aroma lebih lama dibandingkan kulit. Secara alami, rambut menyerap aroma dari lingkungan karena strukturnya yang berpori. Selain itu, penguapan pada rambut lebih lambat dibandingkan kulit yang terus menghasilkan panas dan minyak alami.
Efek serupa juga terjadi pada kain. Menyemprotkan parfum pada syal atau pakaian dapat membuat aroma bertahan lebih lama. Meski demikian, tetap berhati-hati agar tidak meninggalkan noda pada bahan tertentu.
Jangan lupa teknik layering
Kepala parfum di Demeter Fragrance Library, Mark Crames, menyarankan penggunaan pelembap sebelum menyemprotkan parfum.
Kulit yang terhidrasi dengan baik membantu mengunci aroma sehingga tidak cepat menguap. Teknik ini dikenal sebagai layering, yakni melapisi kulit dengan produk pendukung sebelum mengaplikasikan parfum.
Titik terbaik agar parfum lebih tahan lama
Berikut beberapa area yang direkomendasikan:
• Tengkuk (belakang leher)
• Pusar
• Rambut (bagian tengah hingga ujung, bukan kulit kepala)
• Belahan dada
• Pergelangan tangan (tanpa digosok)
• Siku bagian dalam
• Pakaian
Kesalahan yang perlu dihindari
Selain memilih lokasi yang tepat, hindari beberapa kesalahan berikut agar aroma tetap optimal:
1. Menggosok pergelangan tangan
Kebiasaan ini justru tidak disarankan. Gesekan dapat merusak top notes parfum dan mengganggu perkembangan aromanya.
2. Mengaplikasikan pada kulit kering
Kulit kering membuat wangi lebih cepat hilang karena tidak mampu menahan aroma sebaik kulit yang lembap. Gunakan losion ringan sebelum menyemprot.
3. Menyemprot di leher bagian depan
Area ini lebih tipis dan sensitif. Selain lebih cepat memudar karena terpapar udara dan gerakan, risiko iritasi juga lebih tinggi.
4. Menyimpan di tempat panas atau lembap
Panas dan kelembapan dapat merusak komposisi kimia parfum sehingga aromanya berubah atau melemah. Simpan parfum di tempat sejuk, kering, dan jauh dari sinar matahari langsung untuk memperpanjang masa simpannya.
5. Hanya menyemprot di satu titik
Parfum bekerja lebih baik saat diaplikasikan di dua atau tiga titik agar aromanya menyebar merata. Jika hanya di satu area, wangi bisa memudar lebih cepat.
Memakai parfum bukan sekadar menyemprot dan berharap wanginya bertahan seharian. Strategi aplikasi yang tepat, mulai dari pemilihan lokasi hingga teknik layering, dapat membuat aroma favorit Anda lebih tahan lama dan terasa konsisten sepanjang hari.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....