Asal Muasal Terciptanya Pembuatan Mi Pertama di Dunia
- 22 Sep 2026 11:54 WIB
- Gunung Sitoli
RRI.CO.ID, Gunungsitoli - Mi pertama di dunia diciptakan oleh masyarakat Tiongkok (China) kuno pada masa zaman neolitikum yang dibuktikan lewat penemuan arkeologis mangkuk berisi mi purba seperti dilansir brainacademy.id. Pada tahun 2005, para peneliti arkeolog menemukan sebuah mangkuk terbalik berisi fosil mi berwarna kuning tipis berusia sekitar 4.000 tahun yang tertimbun di bawah sedimen banjir di situs arkeologi Lajia, Tiongkok Utara.
Mi tertua ini tidak dibuat dari tepung terigu atau mi modern yang menggunakan gandum seperti sekarang ini melainkan dari biji-bijian purba sejenis serealia purba/jewawut yang dibuat dari adonan tepung jenis milet (foxtail millet dan broomcorn millet). Adonan millet ditarik dengan tangan berulang kali hingga membentuk untaian helai yang panjang sebelum dimasak.
Mengenai resep dan pembuatan mi diabadikan dalam buku sejarah agrikultur kuno Qimin Yaoshu pada era kekaisaran Dinasti Han (sekitar abad ke-2 SM hingga abad ke-6 M), di mana bahan utamanya menggunakan tepung terigu sebagaimana dirilis laman brainacademy.id
Catatan tertulis mengenai mi ditemukan dalam buku kamus Dinasti Han Timur (sekitar tahun 25–220 M). Pada era ini, gandum mulai digiling secara massal menjadi tepung. Bentuk awalnya belum panjang seperti sekarang melainkan berupa adonan roti kecil yang disobek dan langsung dilemparkan ke dalam air mendidih (disebut mian pian) seperti dimuat laman miemapan.com
Metode pembuatan mi terus disempurnakan. Pada abad ke-6, masyarakat Tiongkok mulai mempopulerkan Shui Yin Bing, yang secara harfiah berarti "mi rebus". Adonan gandum direndam ke dalam air, dibentuk menjadi gulungan panjang dan dimasak di kuah panas. Dari Tiongkok, kuliner ini menyebar ke seluruh Asia (Jepang, Korea, Vietnam) melalui jalur perdagangan dan budaya sebagaimana dilansir laman brainacademy.id
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....