Tips Memelihara Magot, Ternak Kecil Untung Besar
- 21 Sep 2026 15:03 WIB
- Gunung Sitoli
RRI.CO.ID, Gunungsitoli - Dulu dianggap belatung jijik. Sekarang jadi emas hitam. Magot (larva Black Soldier Fly / BSF) lagi naik daun.
Kenapa?
- Pakan ternak super protein murah
- Pengurai sampah organik tercepat
- Modal kecil, panen 2 minggu
- Baunya nggak menyengat kayak ternak lain
Cocok buat di rumah, di Medan pun bisa. Nggak butuh lahan luas.
- Kenali Dulu Siklus Hidupnya
Biar nggak gagal, paham dulu alurnya:
Telur (4 hari) -> Magot Muda (5 hari) -> Magot Dewasa (14 hari - siap panen) -> Prepupa -> Pupa -> Lalat BSF -> Bertelur lagi
Yang kita pelihara itu fase MAGOT-nya. Lalat BSF-nya tidak makan, tidak gigit, tidak bawa penyakit. Beda sama lalat hijau.
- Persiapan Kandang (Biopond) - Modal 50 Ribuan Jadi
Nggak perlu kandang mewah.
Model untuk Pemula:
- Pakai Ember / Baskom / Kontainer Plastik ukuran 60x40 cm
- Lubangi bawahnya sedikit untuk air lindi (cairan sampah) keluar
- Tutup atas pakai kawat kasa / kelambu biar nggak dimasukin tikus & lalat hijau
- Taruh di tempat teduh, tidak kena hujan langsung, sirkulasi udara bagus
Ukuran 1x1 meter bisa hasilkan 10-15 kg magot per panen.
- Dari Mana Bibitnya?
Opsi A - Beli Telur / Baby Magot Online: Di Shopee/Tokopedia banyak, keyword "telur BSF" / "baby magot". 10 gram telur jadi 20-30 kg magot.
Opsi B - Pancing Lalat BSF Liar: Taruh umpan buah busuk + dedak yang agak basi di biopond. 3-5 hari lalat BSF akan datang bertelur sendiri di atasnya. Telurnya warna kuning pucat bergerombol.
- 5 Tips Kunci Memelihara Biar Cepat Besar & Tidak Bau
Ini yang paling penting:
- Pakan: Jangan Asal Kasih
Magot itu rakus, tapi ada favoritnya:
SUKA BANGET (Cepat Besar):
Buah busuk (pepaya, pisang, mangga), sisa nasi, ampas tahu, ampas kelapa, roti basi, sayur sisa.
JANGAN DIBERIKAN:
- Makanan berminyak / bersantan banyak -> bikin bau & magot mati
- Daging & ikan mentah berlebihan -> mengundang lalat hijau & bau busuk
- Sampah anorganik / plastik / kaca
Tips: Cacah kecil-kecil dulu biar cepat dimakan. Beri makan 1x sehari secukupnya, jangan sampai menggunung.
- Jaga Kelembapan: Jangan Terlalu Basah
Ini penyebab gagal nomor 1.
Kalau pakan terlalu berair, magot kabur & mati.
Solusi: Tiriskan dulu sampah. Kalau sudah becek, taburi dedak kering atau serbuk gergaji di atasnya.
Kelembapan ideal: seperti spons diperas. Lembab tapi tidak menggenang.
- Suhu Ideal: Hangat, Bukan Panas
Suhu terbaik 25-32°C. Di Medan pas banget.
Jangan taruh di bawah seng panas langsung. Magot bisa mati kepanasan.
Kalau hujan terus, tutup pakai terpal. - Panen Tepat Waktu: 14-18 Hari
Magot siap panen saat warnanya krem kecoklatan, gemuk-gemuk, ukurannya sebesar kelingking.
Lewat dari itu dia akan berubah jadi prepupa warna hitam dan berhenti makan (proteinnya turun).
Cara Panen Gampang:
Ayak pakai saringan. Atau kasih umpan baru di satu sisi, magot akan ngumpul sendiri ke umpan baru itu.
- Kelola Bau & Lalat Hijau
Bau bukan dari magotnya, tapi dari pakannya yang busuk anaerob.
Kuncinya: Jangan kasih pakan baru sebelum pakan lama habis. Dan jaga sirkulasi udara.
Taburi sedikit kapur dolomit kalau mulai bau asam. - Buat Apa Hasil Panennya? Untungnya Dari Mana?
- Pakan Ternak Protein Tinggi (55% Protein)
Langsung kasih hidup-hidup ke ayam, lele, bebek, ikan hias. Ayam jadi cepat besar, telur lebih kuning.
Bisa juga dikeringkan & digiling jadi tepung magot. - Kompos Super (Kasgot)
Kotoran & sisa makan magot namanya kasgot. Ini pupuk organik terbaik. Bisa dijual 2-5 ribu per kg. - Pengurai Sampah
1 kg magot bisa habiskan 4-5 kg sampah organik dalam 24 jam. RT jadi bersih.
Penutup: Mulai Kecil Dulu
Jangan langsung bikin 10 biopond.
Mulai 1 ember dulu. Dari sampah dapur sendiri.
Modal 1 ember + bibit 20 ribu, dalam 2 minggu bisa panen 3-5 kg magot. Kalau buat pakan ayam 10 ekor, sudah hemat 50% biaya pakan.
Magot itu ternak masa depan. Mengubah masalah (sampah) jadi solusi (pakan & pupuk).
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....