Jangan Keliru, Scabies dan Jamur pada Kucing ternyata Berbeda

  • 21 Sep 2026 08:40 WIB
  •  Gunung Sitoli

RRI.CO.ID, Gunungsitoli - Kucing merupakan salah satu hewan peliharaan yang rentan mengalami berbagai masalah pada kulit. Dua kondisi yang cukup sering ditemukan adalah scabies dan infeksi jamur. Keduanya sama-sama dapat menyebabkan rasa gatal dan kerontokan bulu, tetapi memiliki penyebab dan ciri yang berbeda.

Scabies pada kucing umumnya disebabkan oleh tungau yang hidup di permukaan atau lapisan kulit. Kondisi ini dapat membuat kucing mengalami gatal yang cukup intens, sering menggaruk, serta munculnya kerak pada kulit. Bagian telinga, wajah, dan leher sering menjadi area yang terdampak.

Sementara itu, infeksi jamur pada kucing, salah satunya ringworm, disebabkan oleh pertumbuhan jamur pada kulit dan rambut. Gejalanya dapat berupa area bulu yang rontok, kulit bersisik atau kemerahan, dan terbentuknya bagian kulit berbentuk melingkar pada beberapa kasus.

Perbedaan lainnya dapat terlihat dari pola kerontokan bulu. Pada infeksi jamur, kerontokan sering tampak sebagai area tertentu yang berbentuk bulat atau tidak beraturan. Sedangkan pada scabies, kerontokan biasanya berkaitan dengan kebiasaan kucing menggaruk bagian kulit yang terasa gatal dan dapat disertai penebalan atau pengerasan kulit.

Kedua kondisi tersebut juga dapat menular. Beberapa jenis scabies dan infeksi jamur dapat berpindah kepada hewan lain, sementara infeksi jamur tertentu juga dapat menular kepada manusia. Karena itu, kebersihan kandang, tempat tidur, peralatan makan, serta lingkungan sekitar kucing perlu diperhatikan.

Penanganan scabies maupun jamur sebaiknya dilakukan berdasarkan penyebabnya. Pemilik kucing disarankan membawa hewan ke dokter hewan untuk mendapatkan pemeriksaan dan pengobatan yang sesuai. Penggunaan obat secara sembarangan, terutama obat manusia, dapat berisiko bagi kucing.

Menjaga kebersihan lingkungan, mencuci perlengkapan kucing secara rutin, dan memisahkan kucing yang mengalami masalah kulit dari hewan lain dapat membantu mengurangi risiko penyebaran.

Dengan mengenali perbedaan antara scabies dan jamur, pemilik kucing dapat lebih cepat menyadari perubahan pada kondisi kulit dan memberikan penanganan yang tepat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....