Mengejar Penilaian Manusia yang Tidak Ada Habisnya
- 15 Agt 2026 13:16 WIB
- Gunung Sitoli
RRI.CO.ID, Gunungsitoli - Didunia hari ini, standar manusia itu berubah-ubah dan sering kali tidak logis. Ada masa dimana orang dianggap menawan kalau tubuhnya berisi. Di masa lain, standar bergeser, harus kurus, harus tinggi, kulit harus tanpa celah, hidung harus mancung. Tanpa kita sadari, standar-standar ini sering kali dibuat oleh industri, iklan, dan kita telan mentah-mentah. Stop insecure, Standar Manusia vs Standar Allah diangkat menjadi topik program acara Mimbar Islam Jum'at, 14 Agustus 2026 yang disiarkan di programa 1 RRI Gunungsitoli menghadirkan narasumber Ustadzah Fatimah Azmi Nainggolan, S.Akun.
Didalam tausyiahnya, Ustadzah Fatimah menyampaikan Akibat dari mengejar standar tersebut diatas kita menghabiskan banyak uang, waktu dan energi hanya untuk mengejar penilaian manusia yang tidak akan pernah ada habisnya. Kita lupa bahwa manusia makhluk yang lemah yang penilaiannya seringkali subjektif dan penuh prasangka. Ketika kita merasa insecure yang berlebihan hingga membenci fisik kita, sadar atau tidak sedang memprotes takdir dan ciptaan Allah. Kita seolah-olah berkata Ya Allah engkau keliru menciptakan saya.
" Kita dapat mengambil satu hikmah di zaman Rasulullah SAW ada seorang sahabat nabi yang sangat mulia, namanya Abdullah bin Mas'ud RA. Beliau adalah salah satu orang yang pertama-tama masuk islam seorang ahli Al Qur'an yang suaranya sangat indah dan penasehat dekat Rasulullah. Namun secara fisik, Abdullah bin Mas'ud memiliki postur tubuh yang sangat unik. Beliau bertubuh pendek, kurus, dan kedua betisnya itu sangat kecil " Ujarnya
Di sisi Allah kecantikan yang sejati adalah kecantikan hati dan keelokan amal perbuatan. Ketika hati kita bersih dari penyakit hati seperti sombong, iri, dengki, dan diisi dengan iman, maka disitulah letak pesona kita dihadapan penduduk langit. Jadi untuk apa kita menghabiskan waktu menangisi penilaian manusia yang besok bisa berubah sementara kita mengabaikan penilaian Allah yang maha kekal. Ada tiga tips agar kita bisa benar-benar stop insecure yaitu : Mengubah mindset kita, fokus pada kelebihan dan amal, serta batasi konsumsi standar palsu.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....