Asal Usul Penamaan Vitamin

  • 31 Jul 2026 18:27 WIB
  •  Gunung Sitoli

RRI.CO.ID, Gunungsitoli - Kata vitamin berasal dari gabungan kata bahasa Latin vita yang berarti hidup dan amine (amina), sebuah senyawa organik yang mengandung nitrogen. Nama ini diciptakan pada tahun 1912 oleh seorang ahli biokimia asal Polandia bernama Kazimierz (Casimir) Funk saat meneliti zat dalam kulit ari beras yang dapat menyembuhkan penyakit beri-beri.

Saat itu, Funk menduga bahwa semua zat pelindung kehidupan tersebut termasuk dalam golongan kimia amina. Namun, setelah para ilmuwan menemukan bahwa banyak zat serupa lainnya yang sama sekali tidak mengandung nitrogen. Akhirnya, huruf "e" di akhir kata vitamine dihapus untuk merevisi kekeliruan klasifikasi kimia tersebut sehingga namanya berubah menjadi vitamin sebagiaman dilansir laman Wikipedia.

Sistem penamaan menggunakan huruf alfabet (A, B, C, dst.) diusulkan oleh Cornelius Kennedy dan Elmer McCollum pada tahun 1916 agar klasifikasinya lebih sederhana. Awalnya, zat-zat baru ini dibagi menjadi dua kelompok besar, yaitu "Top-Soluble A" (larut lemak) dan "Water-Soluble B" (larut air). Vitamin selanjutnya yang berhasil diidentifikasi kemudian diberi nama secara berurutan sesuai alfabet, yaitu vitamin C dan vitamin E. (Vitamin D awalnya sempat dikira bagian dari vitamin A sebelum akhirnya dipisahkan). Dilansir laman sejarahduniakesehatan

Beberapa zat yang awalnya diberi nama huruf seperti vitamin G, H, dan I, belakangan diketahui merupakan bagian dari variasi vitamin B kompleks. Contohnya, vitamin H kini lebih dikenal secara resmi sebagai vitamin B7 (biotin). Beberapa senyawa seperti vitamin F (asam lemak esensial) dan vitamin J dikeluarkan dari daftar karena tidak memenuhi kriteria medis sebagai zat vitamin yang dibutuhkan oleh tubuh manusia. Nama vitamin K tidak mengikuti urutan alfabet melainkan diambil dari fungsinya. Peneliti asal Denmark, Carl Peter Henrik Dam, menamainya dari kata Koagulation (bahasa Jerman/Skandinavia) yang berarti pembekuan darah, sesuai dengan fungsi utama vitamin tersebut di dalam tubuh sebagaimana dilansir laman national geographic

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....