Keutamaan Bulan Muharram, Momentum Hijrah dan Muhasabah Diri

  • 20 Jun 2026 12:35 WIB
  •  Gunung Sitoli

RRI.CO.ID, Gunungsitoli - Keutamaan Bulan Muharram sebagai Momentum Hijrah dan Muhasabah Diri menjadi topik Program Acara Mimbar Islam Jum'at, 19 Juni 2026 yang disiarkan di programa 1 RRI Gunungsitoli dengan menghadirkan narasumber Ustadzah Novita Sari, S.Sos.

Dalam tausyiahnya, Ustadzah Novita menyampaikan Muharram adalah bulan pertama dalam kalender hijriah. Bulan ini bukan sekedar pergantian angka atau tahun, tetapi menjadi momentum untuk memperbaharui semangat keimanan dan memperbaiki kualitas hidup kita. Allah SWT berfirman dalam surah At Taubah ayat 36 yang artinya sesungguhnya jumlah bulan menurut Allah ialah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah pada waktu dia menciptakan langit dan bumi diantaranya ada empat bulan haram. Adapun empat bulan haram itu adalah Zulkaidah, Zulhijjah, Muharram dan Rajab. Disebut bulan muharram karena pada bulan-bulan ini kemuliaan dan kehormatannya dijaga. Amal kebaikan dilipatgandakan, begitu pula dosa dan kemaksiatan hendaknya lebih dihindari.

Muharram juga menjadi waktu yang tepat untuk melakukan muhasabah atau intropeksi diri. Salah satu amalan utama di bulan muharram adalah melaksanakan puasa Tasu'a dan Asyura. Selain berpuasa, mari memperbanyak amalan saleh lainnya seperti memperbanyak zikir dan istighfar, membaca Al Qur'an, memperbanyak sedekah, menyambung silaturahmi, membantu fakir miskin dan anak yatim, menjaga lisan dan ghibah dan fitnah serta memperbaiki hubungan dengan keluarga. Bulan muharram adalah awal tahun Hijriyah. Awal yang baik akan menjadi pembuka bagi bulan-bulan berikutnya. jangan biarkan tahun baru hijriyah berlalu tanpa perubahan.

Diakhir tausyiahnya, Ustadzah Novita menyampaikan mari jadikan muharram sebagai titik awal perubahan diri. Jika selama ini kita jauh dari Allah mari mendekat, jika selama ini kita lalai mari memperbaiki diri, jika selama ini kita banyak berbuat dosamari bertobat dengan sungguh-sungguh. Karena kita tidak pernah tahu, apakah muharram tahun depan kita masih diberi kesempatan untuk bertemu kembali. Semoga Allah SWT menjadikan kita hamba-hamba yang mampu mengambil pelajaran dari pergantian waktu, memanfaatkan usia untuk beribadah, dan mengkahiri hidup dalam keadaan husnul khotimah.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....