Harapan Baru di Balik Pembangunan Jembatan Garuda
- 17 Apr 2026 08:57 WIB
- Gunung Sitoli
RRI.CO.ID, Nias Utara - Siang itu, Senin 14 April 2026, tepuk tangan warga pecah di tepi sungai Desa Dahana Hiligodu, Kecamatan Namohalu Esiwa. Sekop diayunkan, batu pertama diletakkan. Groundbreaking Jembatan Garuda resmi dimulai. Bagi warga yang hadir, itu bukan sekadar seremoni. Itu tanda bahwa akses yang lama terputus akan segera tersambung.
Dandim 0213/Nias, Letkol Inf Sampe T. Butar Butar, berdiri di samping batu pertama. Ia menegaskan jembatan ini bagian dari program Presiden RI Prabowo Subianto untuk percepatan pembangunan infrastruktur.

“Pembangunan jembatan ini sangat penting karena akan mempercepat akses masyarakat, terutama anak-anak sekolah, untuk pergi ke sekolah,” ujarnya.
| Baca juga: Berikut Tahapan Pembibitan Kelapa Sawit |
Kalimat itu disambut anggukan para orang tua yang tiap musim hujan harus menahan anaknya di rumah.
Kepala Desa Dahana Hiligodu, Aserieli Gea, tak bisa menyembunyikan lega. Bertahun-tahun warganya memutar jalan atau menunggu air surut. “Pembangunan jembatan ini merupakan akses masyarakat dan pelajar di wilayah Desa Dahana Hiligodu dan sekitarnya,” katanya.
Ia menyampaikan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto karena desanya jadi salah satu titik pembangunan jembatan Garuda.
Bagi warga Dahana Hiligodu, jembatan ini punya arti khusus dan akan jadi penghubung utama ke sekolah, ke ladang, ke pasar.
“Saya berharap dengan terbangunnya jembatan ini, perekonomian masyarakat juga akan meningkat,” katanya.

Sementara itu Bupati Nias Utara, Amizaro Waruwu, S.Pd., M.IP., hadir langsung memberi arahan. Ia mengingatkan bahwa ini buah dari program pusat.
“Pertama sekali kita berterimakasih kepada Bapak Presiden RI. Pada kesempatan ini Kabupaten Nias Utara mendapatkan 4 jembatan dan ini salah satunya di Desa Dahana Hiligodu,” ucapnya di depan warga dan unsur TNI.
Amizaro tak hanya bicara soal jembatan. Ia menitip pesan agar warga ikut mengawal pembangunan. Gotong royong, bantu prosesnya, supaya cepat selesai dan bisa dinikmati. “Supaya lebih cepat proses penyelesaian pembangunannya, sehingga dapat diakses dan dinikmati oleh masyarakat apalagi anak-anak sekolah,” tegas Bupati.
Di sela sambutan, Bupati juga menyinggung program lain dari Presiden Prabowo seperti MBG, Koperasi Merah Putih, Rumah Tidak Layak Huni, dan lainnya. Ia mengajak warga mendukung agar program-program itu terus turun ke daerah. “Mari kita berdoa semoga kebaikan beliau semakin diberkati dan berkelanjutan,” katanya menutup arahan.
Sore itu, warga pulang dengan cerita baru. Batu pertama sudah diletakkan. Artinya, hari-hari menunggu air surut akan segera berakhir. Anak-anak SD yang biasa absen saat hujan kini bisa menghitung hari. Jembatan Garuda belum berdiri sempurna, tapi harapan warga Desa Dahana Hiligodu sudah mulai melintas di atasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....