SRIKANDI : Sistem Digitalisasi Perkantoran di Era Digital
- 02 Apr 2026 15:51 WIB
- Gunung Sitoli
RRI.CO.ID, Gunungsitoli - Minimnya penggunaan aplikasi SRIKANDI di dunia perkantoran masih menjadi perhatian di era digital saat ini. Padahal, aplikasi ini dirancang untuk memudahkan pengelolaan surat dan arsip secara elektronik agar lebih cepat, rapi, dan efisien. Namun dalam praktiknya, banyak instansi yang belum memanfaatkan SRIKANDI secara optimal, sehingga pekerjaan administrasi masih dilakukan secara manual.
Salah satu penyebab utama adalah kurangnya pemahaman pegawai terhadap cara penggunaan aplikasi tersebut. Tidak semua pegawai terbiasa dengan sistem digital, terutama bagi mereka yang sudah lama bekerja dengan metode konvensional. Akibatnya, muncul rasa enggan untuk beralih karena dianggap rumit atau memerlukan waktu untuk belajar kembali.
Selain itu, keterbatasan fasilitas juga menjadi kendala. Beberapa kantor masih belum memiliki perangkat yang memadai, seperti komputer atau jaringan internet yang stabil. Kondisi ini membuat penggunaan aplikasi seperti SRIKANDI menjadi kurang maksimal. Bahkan, ada instansi yang akhirnya kembali menggunakan cara lama karena dinilai lebih praktis dalam kondisi tersebut.
Faktor lain yang tidak kalah penting adalah kurangnya pelatihan dan pendampingan. Tanpa bimbingan yang jelas, pegawai cenderung kesulitan memahami fitur-fitur dalam aplikasi. Padahal, jika digunakan dengan baik, SRIKANDI dapat membantu mempercepat proses surat-menyurat dan meminimalkan risiko kehilangan arsip penting.
Untuk mengatasi masalah ini, diperlukan komitmen dari pimpinan dan seluruh pegawai untuk mulai beradaptasi dengan sistem digital. Pelatihan yang rutin, penyediaan fasilitas yang memadai, serta dukungan kebijakan yang jelas dapat mendorong penggunaan SRIKANDI secara lebih luas. Dengan demikian, pekerjaan administrasi di perkantoran dapat menjadi lebih modern, efisien, dan sesuai dengan tuntutan zaman.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....