Kurang Tidur Jadi Kebiasaan di tengah Gaya Hidup Modern
- 31 Mar 2026 10:51 WIB
- Gunung Sitoli
RRI.CO.ID, Gunungsitoli - Kurang tidur kini menjadi kebiasaan yang semakin sering dialami masyarakat, terutama di kalangan anak muda. Aktivitas yang padat serta penggunaan gadget hingga larut malam menjadi salah satu penyebab utama.
Dilansir dari World Health Organization, kebutuhan tidur yang cukup sangat penting untuk menjaga kesehatan fisik dan mental. Namun, banyak orang justru mengabaikan hal tersebut demi menyelesaikan pekerjaan atau menikmati waktu luang.
| Baca juga: Jangan Sepelekan, Berikut Manfaat Liburan |
Menurut American Academy of Sleep Medicine, orang dewasa umumnya membutuhkan waktu tidur sekitar 7 hingga 9 jam per malam. Kurang dari itu dapat berdampak pada konsentrasi, suasana hati, hingga produktivitas sehari-hari.
Di sisi lain, kebiasaan begadang sering kali dianggap hal biasa, bahkan menjadi bagian dari gaya hidup modern. Banyak yang merasa lebih produktif di malam hari, meski harus mengorbankan waktu istirahat.
Kurang tidur dalam jangka panjang dapat meningkatkan risiko berbagai masalah kesehatan, seperti stres, kelelahan, hingga gangguan kesehatan lainnya menurut Centers for Disease Control and Prevention.
Meski demikian, beberapa langkah sederhana seperti mengurangi penggunaan gadget sebelum tidur, menjaga jadwal tidur yang teratur, serta menciptakan suasana nyaman di kamar dapat membantu memperbaiki kualitas tidur.
Pada akhirnya, tidur yang cukup bukan sekadar kebutuhan, melainkan investasi penting untuk menjaga kesehatan dan kualitas hidup di tengah tuntutan aktivitas yang semakin padat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....