Asal Mula Penamaan Hari Minggu di Indonesia
- 24 Mar 2026 19:37 WIB
- Gunung Sitoli
RRI.CO.ID. Gunungsitoli - Penemuan nama hari berasal dari kalender Babilonia yang didasarkan pada kalender Sumeria di abad ke-21 Sebelum Masehi. Jumlah tujuh hari dalam seminggu berdasarkan pada fase-fase bulan, sesuai dengan waktu yang dibutuhkan Bulan untuk bertransisi. Penggunaan minggu tujuh hari dapat ditelusuri kembali ke bangsa Babilonia yang berbakat astronomi dan dekrit Raja Sargon I dari Akkadia sekitar tahun 2300 SM.
Nama-nama hari diciptakan oleh bangsa Babilonia yang kemudian diadopsi dan dikembangkan oleh bangsa Romawi. Bangsa Romawi menamai hari-hari dalam seminggu berdasarkan nama dewa-dewa mereka yang berkaitan dengan Matahari, Bulan dan lima planet (Merkurius, Venus, Mars, Jupiter dan Saturnus).
Pada tanggal 7 Maret 321, Kaisar Konstantinus Agung menetapkan minggu tujuh hari dalam kalender Romawi dan menetapkan hari Minggu sebagai hari pertama dalam seminggu serta menetapkan hari Minggu sebagai hari istirahat dari aktivitas kerja. Sistem ini kemudian diadopsi dan diadaptasi oleh berbagai budaya, termasuk yang terlihat pada nama-nama hari dalam bahasa Inggris yang sebagian besar merupakan adaptasi dari tradisi Romawi dan Jermanik. Di Indonesia, nama-nama hari umum didasarkan pada serapan dari bahasa Arab yang berkaitan dengan urutan bilangan, meskipun kata Minggu berasal dari bahasa Portugis Domingo.
Perubahan hari Ahad menjadi hari Minggu ternyata sudah berjalan lama, sekitar tahun 1988. Akan tetapi, hari pertama justru dikenal sebagai Minggu, bukan Ahad seperti dalam bahasa Arab. Asal kata Minggu berasal dari bahasa Portugis, dominggo, yang berarti hari Tuhan. Kata ini juga berakar dari bahasa Latin dies dominicus. Istilah ini dibawa oleh penjajah Portugis ke Nusantara pada abad ke-16 dan berbaur dengan bahasa setempat.
Minggu atau Ahad adalah salah satu nama hari dalam seminggu yang berada di antara hari Sabtu dan hari Senin. Hari Minggu merupakan hari ketujuh dan terakhir dalam seminggu, sementara menurut beberapa negara dan dalam tradisi agama-agama Abrahamik, hari Minggu merupakan hari pertama dalam seminggu. Nama arkais untuk hari Minggu adalah Raditya, yang seakar dengan nama Redite dalam bahasa Bali. Kata Raditya berasal dari kata Jawa Kuno raditya, yang diserap dari kata ādityá dalam bahasa Sanskerta, yang merujuk pada aditya, yaitu gelar bagi para dewa matahari keturunan Aditi dalam agama Hindu (terutama Surya sebagai dewa matahari utama) serta merujuk pada Matahari. Penamaan ini masih hidup dalam perhitungan saptawara pada sistem Pawukon sebagaimana dilansir di laman Wikipedia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....