Ragam Tradisi Hari Raya
- 22 Mar 2026 16:54 WIB
- Gunung Sitoli
RRI.CO.ID, Gunungsitoli - Tradisi berlebaran di Indonesia memiliki keunikan tersendiri, terutama jika dibandingkan antara daerah perkotaan dan perdesaan. Perbedaan gaya hidup, lingkungan, serta kebiasaan masyarakat membuat suasana Idulfitri di kedua tempat ini terasa berbeda. Meski tujuannya sama, yaitu merayakan hari kemenangan, cara masyarakat menjalankannya memiliki ciri khas masing-masing.
Di daerah perkotaan, suasana Lebaran cenderung lebih praktis dan modern. Banyak orang merayakan dengan cara berkumpul bersama keluarga inti di rumah, atau bahkan memanfaatkan waktu libur untuk bepergian. Tradisi seperti saling mengunjungi tetap ada, tetapi biasanya dilakukan dalam waktu yang lebih singkat karena kesibukan. Selain itu, masyarakat kota juga sering menggunakan teknologi, seperti mengirim ucapan Lebaran melalui pesan digital atau video call untuk bersilaturahmi dengan kerabat yang jauh.
Sementara itu, di daerah perdesaan, suasana Lebaran biasanya terasa lebih hangat dan penuh kebersamaan. Tradisi berkumpul dengan keluarga besar masih sangat kental, bahkan bisa berlangsung seharian penuh. Masyarakat desa juga sering melakukan kegiatan bersama, seperti gotong royong membersihkan lingkungan sebelum Lebaran, hingga mengadakan acara makan bersama. Silaturahmi dilakukan dengan mengunjungi rumah satu per satu, sehingga hubungan antarwarga terasa lebih dekat.
Perbedaan lainnya terlihat dari suasana lingkungan. Di kota, Lebaran sering terasa lebih sepi karena banyak orang mudik ke kampung halaman. Sebaliknya, di desa, suasana justru menjadi ramai karena kedatangan para perantau yang pulang. Momen ini menjadi waktu yang dinanti-nanti untuk berkumpul kembali dengan keluarga dan tetangga setelah lama berpisah.
Meski terdapat banyak perbedaan, baik di perkotaan maupun perdesaan, nilai utama Lebaran tetap sama, yaitu mempererat silaturahmi dan saling memaafkan. Perbedaan cara merayakan bukanlah hal yang memisahkan, melainkan memperkaya budaya yang ada. Dengan memahami perbedaan ini, kita dapat lebih menghargai tradisi yang beragam di masyaraka
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....