Tisu: Kecil Bentuknya, Besar Prosesnya

  • 05 Mar 2026 10:40 WIB
  •  Gunung Sitoli

RRI.CO.ID, Gunungsitoli - Pernahkah kamu bertanya, sebenarnya tisu itu terbuat dari apa? Benda yang setiap hari kita pakai untuk mengelap tangan, wajah, atau meja ini terlihat sederhana, tapi ternyata punya proses pembuatan yang cukup panjang. Banyak orang mengira tisu hanya berasal dari kertas biasa, padahal bahan dasarnya umumnya berasal dari serat kayu yang diolah secara khusus. Kayu tersebut biasanya diambil dari pohon yang memang ditanam untuk kebutuhan industri kertas, lalu diproses menjadi bubur kertas atau pulp.

Serat kayu yang sudah menjadi pulp kemudian dibersihkan dan diputihkan supaya aman dan nyaman digunakan di kulit. Proses pemutihan ini biasanya menggunakan bahan tertentu agar warna tisu terlihat lebih bersih dan cerah. Setelah itu, bubur kertas tersebut dicetak menjadi lembaran-lembaran tipis dan dikeringkan dengan mesin khusus hingga menjadi tisu yang lembut. Dalam industri modern, tahap ini dilakukan dengan teknologi berkecepatan tinggi agar hasilnya tetap higienis (Food and Agriculture Organization/FAO).

Selain dari kayu, ada juga tisu yang dibuat dari bahan daur ulang. Artinya, kertas bekas yang sudah tidak terpakai dikumpulkan lalu diproses ulang menjadi pulp kembali. Cara ini dianggap lebih ramah lingkungan karena dapat mengurangi penebangan pohon baru. Namun, proses penyaringannya harus lebih teliti supaya hasilnya tetap bersih dan aman untuk dipakai sehari-hari (United States Environmental Protection Agency/EPA).

Menariknya lagi, tidak semua tisu memiliki komposisi yang sama. Tisu wajah biasanya dibuat lebih halus dan lembut, sedangkan tisu dapur dibuat lebih tebal agar mudah menyerap cairan. Ada juga tisu toilet yang dirancang mudah larut dalam air supaya tidak menyumbat saluran pembuangan. Semua perbedaan ini dibuat dengan menyesuaikan jenis serat dan teknik pencetakan yang digunakan dalam proses produksinya.

Jadi, dari hal kecil seperti tisu, kita bisa belajar bahwa ada banyak tahapan dan bahan yang terlibat sebelum sampai ke tangan kita. Tisu memang terlihat sepele, tetapi di balik itu ada proses pengolahan kayu, teknologi pabrik, dan bahkan upaya menjaga lingkungan. Setelah tahu asal-usulnya, mungkin kita bisa lebih bijak dalam menggunakannya dan tidak membuangnya secara berlebihan.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....