Hobi Terhadap Ayam Bangkok di Indonesia Masih Tinggi

  • 29 Jan 2026 10:41 WIB
  •  Gunung Sitoli

RRI.CO.ID, Gunungsitoli - Salah satu ayam yang populer di Indonesia adalah ayam bangkok atau lebih dikenal dikalangan masyarakat dengan sebutan ayam jago. Ayam ini populer di Indonesia sebagai ayam aduan dan hobi dengan ciri khas fisik kekar, tulang padat dan gaya tarung cerdas. Ayam ini merupakan jenis ayam lokal yang berasal dari Thailand dan dikenal oleh masyarakatnya sebagai raja ayam. Ayam bangkok mulai masuk dan berkembang di Indonesia sekitar tahun 1960-an. Di Indonesia ayam bangkok dikembangbiakkan dengan ayam lokal untuk mendapatkan keturunan unggul bagi peternak.

Minat masyarakat Indonesia untuk memelihara dan membudidayakan ayam bangkok tetap tinggi karena memiliki nilai ekonomis dan hobi, apalagi untuk harga ayam bangkok jantan cukup tinggi karena melihat fisik ayam bangkok memiliki tubuh yang tegap, dadanya tegak dengan tulang dada jantan sedangkan ayam bangkok betina dipilih dan dibudidayakan karena keunggulan rasnya.

Ayam bangkok mempunyai kelebihan pada daya adaptasi tinggi karena mampu menyesuaikan diri dengan kondisi lingkungan dan perubahan iklim, memiliki bentuk badan yang besar, kompak dan susunan otot yang baik serta dagingnya banyak digemari oleh masyarakat. Ayam bangkok bertubuh tegap dan dapat berdiri 90 derajat. Ketika berdiri bagian dada terlihat, memiliki leher panjang, jengger berbentuk roes dan pial berwarna merah pendek. Bagian paruhnya panjang dan berwarna kuning. Bagian kaki ayam terlihat bulat, kering dan sisiknya berwarna kuning.

Nenek moyang ayam bangkok masuk dalam spesies Gallus. Nama lain spesies yaitu Gallus Bankivia yang memiliki bulu hias mengkilap di area leher dan punggung sebagaimana dilansir laman titik dua.net. Bobot ayam jantan bangkok dewasa sekitar 2-2,5 Kg. Sedangkan ayam bangkok betina memiliki berat 1,5 Kg. Berat badan ayam bangkok ini dipengaruhi oleh tulang dan daging. Semakin tebal otot maka semakin besar tulang dan berat ayam bangkok sebagaimana dilansir sumbarprov.go.id.

Hingga saat ini ayam bangkok tidak hanya digunakan untuk sabung ayam tetapi juga untuk tujuan hobi dan koleksi. Banyak peternak yang fokus mengembangkan ayam bangkok dengan teknik pembiakan khusus untuk meningkatkan kualitas genetiknya. Kontes kecantikan dan lomba ketangkasan ayam kini menjadi alternatif yang lebih etis dibandingkan sabung ayam tradisional.

Di Indonesia, pemerintah telah menetapkan aturan yang melarang judi sabung ayam melalui Undang-Undang No. 18 Tahun 2009 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan. Namun, praktik ini masih terjadi secara sembunyi-sembunyi di beberapa daerah.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....