Menemukan Keunikan dan Sejumlah Kegunaan Rumput Jepang

  • 20 Okt 2025 09:43 WIB
  •  Gunung Sitoli

KBRN, Gunungsitoli : Rumput jepang yang ada di Indonesia adalah jenis rumput hias bernama Zoiysia japonica yang sering digunakan untuk menutup tanah di taman karena tampilannya yang rapat, hijau dan mudah dirawat. Meskipun disebut rumput jepang, aslinya tidak berasal dari Jepang namun berasal dari padang rumput pesisir Asia Tenggara dan Indonesia. Penamaan tersebut lebih mengacu pada tampilan estetikanya yang sering diasosiasikan dengan taman dan lanskap Jepang. Rumput Jepang tidak masuk ke Indonesia secara tiba-tiba, melainkan merupakan bagian dari spesies asli Asia Tenggara dan Indonesia sebagaimana dilansir dari Wikipedia

Penamaan rumput Jepang sendiri muncul karena gaya tumbuhnya yang rapi dan sistematis, mencerminkan prinsip estetika taman khas Jepang, dan bukan karena asal muasalnya dari negara tersebut.

Asal mula rumput Jepang dapat merujuk pada dua jenis tumbuhan berbeda:

1. Zoysia japonica yang berasal dari Asia Timur dan Tenggara

2. Polygonum cuspidatum (rumput Jepang invasif) yang aslinya juga dari Asia Timur seperti Jepang, Tiongkok dan Korea.

Keduanya mendapatkan nama Jepang karena bentuk tumbuhnya yang rapi dan sering digunakan dalam taman-taman Jepang atau karena diperkenalkan ke negara lain melalui perdagangan dari Jepang.

Meskipun nama populernya adalah rumput Jepang, beberapa varietas dari genus Zoysia juga dikenal sebagai rumput Korea. Nama Zoysia sendiri berasal dari nama seorang ahli botani Austria pada abad ke-18, Karl von Zois. Selama berabad-abad, penduduk di pedesaan Asia Timur telah mempraktikkan kebiasaan menutupi gundukan kuburan dengan rumput Zoysia liar yang diambil dari perbukitan terdekat. Praktik ini membantu alam dalam mengembangkan banyak varietas rumput Zoysia.

Rumput Jepang pertama kali diperkenalkan ke Amerika Serikat pada tahun 1895. Para penjelajah dari Departemen Pertanian AS (USDA) mengumpulkan benihnya di Asia pada tahun 1929–1931 yang kemudian digunakan untuk mengembangkan varietas yang lebih tahan dingin.

Rumput Jepang sangat populer karena kemampuannya yang adaptif. Rumput ini tahan terhadap kekeringan, panas, lalu lintas dan iklim yang lebih dingin dibandingkan rumput Zoysia lainnya. Meskipun tumbuh lambat, ia membentuk lapisan rumput yang sangat padat sehingga dapat mencegah gulma lain untuk tumbuh.

Kegunaan rumput Jepang adalah sebagai rumput hias untuk penghijauan taman dan halaman rumah, mencegah erosi dan memberikan suasana adem serta elegan.

Rumput Jepang menjadi pilihan populer untuk memberikan tampilan hijau yang rapi dan nyaman dipandang di halaman rumah, taman dan lapangan olahraga. Akar rumput ini membantu menstabilkan tanah dan mencegah erosi di permukaan, seperti di halaman rumah dan pekarangan. Rumput ini dikenal dapat menciptakan suasana yang lebih sejuk dan nyaman secara visual di lingkungan sekitarnya.

Rumput ini tumbuh membentuk karpet hijau yang rapi dan elegan, memberikan kesan minimalis dan teratur seperti estetika taman Jepang. Sering digunakan untuk lapangan sepak bola dan lapangan golf karena memiliki daya tahan tinggi terhadap injakan dan pertumbuhan yang rapat.

Kerapatan dan akarnya yang kuat membuatnya cocok untuk mempercantik area makam. Penampilannya yang bersih dan minimalis cocok untuk area perkantoran.

Akarnya sangat kuat dalam mengikat tanah sehingga ideal untuk ditanam di lereng atau lahan miring untuk mencegah erosi. Pola pertumbuhannya yang padat secara alami dapat menekan pertumbuhan gulma lain.

Rumput Jepang tahan terhadap berbagai kondisi cuaca termasuk panas dan kekeringan serta tidak memerlukan penyiraman yang terlalu sering. Rumput ini relatif mudah dirawat dibandingkan jenis rumput lain sehingga menghemat waktu dan tenaga.

Daunnya halus dan lembut sehingga aman untuk kulit sensitif dan nyaman diduduki. Akarnya membantu menstabilkan tanah, mencegah limpasan dan menyimpan karbon organik di dalam tanah.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....