Budidaya Pisang Cavendish di Desa Dahana Kota Gunungsitoli
- 01 Sep 2026 16:01 WIB
- Gunung Sitoli
RRI.CO.ID, Gunungsitoli - Pisang Cavendish menjadi salah satu pisang yang gampang ditanam dengan harga jual yang cukup menjanjikan.
Hal ini diungkapkan Ashari Hulu seorang pembudidaya pisang di desa Dahana kecamatan Gunungsitoli saat diwawancara rri.co.id untuk acara Pos UMKM, Senin 1 September 2026.
Ia menuturkan budidaya pisang cavendish dia mulai sejak tahun 2023 yang lalu, ia memilih pisang cavendish karena ukuran pohon yang mini sehingga gampang dirawat dan dibersihkan. Tidak hanya itu rasanya lebih manis dan bisa langsung dimakan.
“Pisang ini agak berbeda dari pisang lainnya, mulai dari ukuran batangnya saja ini tidak terlalu tinggi dan perawatannya lebih mudah tidak memakan banyak waktu. Ini jenis pisangnya bisa langsung komsumsi dan rasanya lebih manis,” ucap Ashari.
Ia mengemukakan awalnya ia menanam pisang ini karena adanya lahan tidur disekitarnya yang penuh dengan semak dan dikhawatirkannya menjadi sarang ular, untuk itulah ia berpikir bagaimana agar lahan itu bisa dimanfaatkan dan menghasilkan.
Sebelum menanam pisang cavendish ini ia sempat menanam pisang kepok atau gae siata, namun setelah sempat menanam ternyata ia menyadari perawatannya cukup sulit karena batang pohon yang tinggi dan lahan yang miring.
Setelah mencari tahu ia lalu memutuskan menanam pisang Cavendish yang dalam bahasa Nias dikenal sebagai pisang ndraono atau pisang nono. Kini di lahan tersebut ia menanam sebanyak kurang lebih 50 batang pisang Cavendish dan sudah memiliki penampung tetap.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....