Ketua DPRD Nias Utara : RPU Hayati dan Peran PPL Kunci Kuatkan Rantai Pasok MBG
- 03 Agt 2026 15:02 WIB
- Gunung Sitoli
RRI.CO.ID, Nias Utara– Ketua DPRD Kabupaten Nias Utara, Yaaman Telaumbanua, menegaskan kesiapan rantai pasok, peluang UMKM, dan peran Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) menjadi tiga pilar penting dalam menyukseskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di daerah.
Hal itu disampaikan Yaaman dalam Dialog Interaktif Studio Pro 1 RRI Gunungsitoli. Yaaman mengapresiasi hadirnya Rumah Potong Unggas (RPU) Hayati sebagai penopang pasokan protein hewani MBG di Jalan Soekarna menuju kecamatan Lahewa Timur.
Ia menyampaikan, RPU ini telah mengantongi izin resmi dan sertifikat halal.
“Hadirnya RPU Hayati menyelesaikan masalah kelangkaan dan legalitas pasokan daging ayam bersertifikat halal untuk unit Pelayanan Pemenuhan Gizi untuk dapur MBG di Nias Utara,” ujar Yaaman.
Menurut Ketua DPRD, program MBG juga harus menjadi penggerak ekonomi masyarakat. Komoditas yang bisa diserap pasar MBG di antaranya cabai, sayur-sayuran, semangka, pisang, hingga pasokan ikan segar.
Meski peluang terbuka, Yaaman mengakui masih ada tantangan. Kelangsungan RPU dan 14 dapur MBG masih terhalang terbatasnya pasokan ayam ternak dari masyarakat lokal.
Untuk mengatasi hal itu, Yaaman menekankan pentingnya peran Penyuluh Pertanian lapangan (PPL).
“PPL dituntut aktif turun ke lapangan untuk memotivasi masyarakat agar memanfaatkan peluang budidaya,” ujarnya.
Selain motivasi, PPL juga harus membangun kemitraan. Tugas PPL membangun komitmen dan koordinasi langsung antara petani/peternak dengan 14 dapur MBG di Nias Utara.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....