Memahami Trading sebelum Terjun Berinvestasi

  • 26 Jun 2026 15:52 WIB
  •  Gunung Sitoli

RRI.CO.ID, Gunungsitoli - Meningkatnya minat masyarakat terhadap trading di berbagai instrumen keuangan perlu diimbangi dengan pemahaman yang memadai. Pengetahuan mengenai cara kerja, risiko, serta pengelolaan keuangan menjadi bekal penting sebelum memutuskan untuk terjun ke dunia trading.

Seiring perkembangan teknologi digital, masyarakat kini semakin mudah mengakses berbagai platform trading melalui telepon pintar. Kemudahan tersebut membuka peluang untuk mempelajari pasar keuangan, namun juga menuntut pengguna agar tidak mudah tergiur oleh janji keuntungan besar dalam waktu singkat.

Praktisi trading, Basran Zeb, mengatakan trading bukan sekadar aktivitas membeli dan menjual aset, melainkan membutuhkan proses belajar, disiplin, serta kemampuan mengelola risiko.

"Trading bukan cara instan untuk menjadi kaya. Sebelum memulai, seseorang harus memahami cara kerja pasar, memiliki strategi, dan siap menghadapi risiko kerugian. Edukasi adalah langkah pertama yang tidak boleh diabaikan," ujarnya.

Pandangan tersebut sejalan dengan investor dunia Warren Buffett yang dalam kumpulan suratnya kepada para pemegang saham yang diterbitkan dalam buku The Essays of Warren Buffett menyatakan, "Risk comes from not knowing what you're doing" atau "Risiko muncul karena tidak mengetahui apa yang sedang dilakukan." Pernyataan tersebut menegaskan bahwa pemahaman menjadi faktor utama sebelum seseorang memutuskan untuk berinvestasi maupun melakukan trading.

Selain itu, psikolog trading Mark Douglas dalam bukunya Trading in the Zone menjelaskan bahwa trader yang berhasil tidak berusaha menebak hasil setiap transaksi, melainkan berpikir berdasarkan probabilitas serta konsisten menerapkan manajemen risiko. Prinsip tersebut menunjukkan bahwa keberhasilan dalam trading lebih ditentukan oleh kedisiplinan dibanding harapan memperoleh keuntungan secara cepat.

Arman menambahkan, calon trader sebaiknya memanfaatkan akun simulasi atau mempelajari materi dari sumber yang tepercaya sebelum menggunakan dana pribadi. Penggunaan modal juga perlu disesuaikan dengan kemampuan finansial agar tidak mengganggu kebutuhan sehari-hari.

Melalui pemahaman yang baik, masyarakat diharapkan dapat memandang trading sebagai aktivitas yang memerlukan pengetahuan, perencanaan, dan manajemen risiko, bukan sekadar mengejar keuntungan dalam waktu singkat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....