Sensus Ekonomi 2026 di Nias Utara Dimulai, 120 Petugas Turun dari Pintu ke Pintu

  • 22 Jun 2026 21:09 WIB
  •  Gunung Sitoli

RRI.CO.ID, Nias Utara - Pemerintah Kabupaten Nias Utara bersama Badan Pusat Statistik resmi memulai Sensus Ekonomi 2026 sejak 15 Juni lalu. Sebanyak 120 petugas kini turun langsung ke rumah warga untuk mendata kondisi ekonomi hingga 31 Agustus mendatang.

Pelepasan tim sensus dilakukan usai Upacara Penaikan Bendera Merah Putih di Halaman Kantor Bupati Nias Utara, Senin 22 Juni 2026.

Bupati Nias Utara, Amizaro Waruwu, mengatakan Sensus Ekonomi 2026 bukan sekadar kegiatan rutin. Menurutnya, ini adalah fondasi penting untuk mendapatkan data ekonomi yang akurat.

"Tujuannya adalah pembaruan data ekonomi. Ini kesempatan bagi masyarakat memberikan data yang sesungguhnya agar pemerintah tahu sejauh mana perkembangan ekonomi di Nias Utara."ujar, Amizaro.

Bupati juga menginstruksikan camat, kepala desa, hingga RT dan RW untuk menerima petugas dengan baik. Ia meminta masyarakat memberi data yang objektif dan apa adanya. Jika ada warga yang belum terdata, warga bisa melapor melalui kepala desa, media sosial, atau WhatsApp.

Sementara itu, Kepala BPS Kabupaten Nias Utara menyampaikan bahwa 120 petugas telah selesai mengikuti sosialisasi, rekrutmen, dan pelatihan.

"Petugas dibekali SOP ketat dan dituntut mengedepankan pendekatan persuasif, ramah, dan komunikatif saat menemui responden. BPS menjamin kerahasiaan data yang diberikan masyarakat."

Petugas Sensus Ekonomi di Kecamatan Alasa, Alfiman Hulu, mengatakan pendataan yang dilaksanakan kepada masyarakat berjalan lancar bahkan terjunlangsung di wilayah kepulauan.

"Target kami adalah pelaku UMKM dan masyarakat yang namanya sudah ada di prelist. Kami tetap mendatangi setiap rumah langsung untuk memastikan akurasi dan validitas data."

Data hasil sensus nantinya akan diolah BPS dan dipublikasikan sebagai dasar perencanaan pembangunan daerah maupun nasional.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....