Penanaman Perdana Padi Sawah di Desa Sitolubanua
- 15 Jun 2026 10:55 WIB
- Gunung Sitoli
RRI.CO.ID, Nias Barat - Sebagai bentuk komitmen dalam memperkuat ketahanan pangan daerah dan meningkatkan produktivitas sektor pertanian, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan melaksanakan kegiatan Penanaman Perdana Padi Sawah di Desa Sitolubanua, Kecamatan Lahomi.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kabupaten Nias Barat, Eka Setiaman Lomboe mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari program intensifikasi padi sawah yang dilaksanakan pada hamparan lahan seluas 38 Ha.
"Tujuannya untuk mengoptimalkan potensi lahan sawah melalui penerapan teknologi budidaya yang lebih baik, penggunaan benih unggul, serta penguatan kelembagaan petani guna meningkatkan hasil produksi padi di daerah," ujarnya Senin 15 Juni 2026.
Pada kesempatan ini, lanjut Eka Setiaman Lomboe, dilakukan penanaman benih padi unggul varietas Inpari 32, yang dikenal memiliki produktivitas tinggi serta adaptif terhadap berbagai kondisi lahan sawah.
"Kegiatan ini juga menjadi ajang pengenalan mekanisasi pertanian melalui pengolahan tanah menggunakan alat dan mesin pertanian (alsintan) sebagai upaya meningkatkan efisiensi kerja, mempercepat proses budidaya, dan mendukung modernisasi sektor pertanian," ujarnya.
Penanaman perdana ini menjadi momentum penting untuk menumbuhkan semangat bersama dalam mengembangkan sektor pertanian sebagai penopang utama perekonomian masyarakat.
Dengan dukungan inovasi teknologi, mekanisasi pertanian, dan kolaborasi yang berkelanjutan, diharapkan produksi padi terus meningkat sehingga mampu memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani.
Bersama membangun pertanian yang modern, produktif, dan berkelanjutan demi mewujudkan ketahanan pangan yang kuat serta kesejahteraan masyarakat Kabupaten Nias Barat.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Bupati Nias Barat yang diwakili oleh Asisten II, Direktur Utama BUMD, Komandan Baluseda, unsur Pemerintah Desa, tokoh masyarakat, penyuluh pertanian, mahasiswa magang UNIAS, serta para petani yang tergabung dalam kelompok tani sehamparan.
Kehadiran seluruh unsur tersebut menunjukkan kuatnya sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan dalam mendukung pembangunan pertanian yang maju dan berdaya saing.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....