Sinergi antara Instansi Kunci dalam Mempercepat Penanganan Bencana
- 14 Mei 2026 17:23 WIB
- Gunung Sitoli
RRI.CO.ID, Nias Utara – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nias Utara menegaskan penanganan bencana dilakukan cepat dengan menurunkan tim ke lapangan untuk menilai situasi, kebutuhan, dan dampak yang terjadi. Jika kondisi dinyatakan darurat, status tanggap darurat akan ditetapkan dan posko segera dibentuk.
Kepala Pelaksana BPBD Nias Utara, Yasokhi Hulu, mengatakan tim akan langsung bergerak ke lokasi bencana untuk melihat kondisi di lapangan.
“Seandainya terjadi bencana, kami menurunkan tim ke lapangan untuk melihat situasi dan kondisi apa yang terjadi, bagaimana situasinya, dan apa yang dibutuhkan. Ketika melihat situasi bahwa sangat darurat, ditetapkan status tanggap darurat dan dibentuklah posko,” ujar Yasokhi, Selasa, 13 Mei 2026.
Ia menjelaskan, sesuai petunjuk, komandan posko dapat ditunjuk Bupati, Kepala BPBD, atau pihak TNI/Polri. Untuk logistik, BPBD telah menyiapkan stok di gudang. Jika kebutuhan melebihi kapasitas, pengadaan dapat dilakukan melalui dana Bantuan Tak Terduga (BTT).
Sementara itu, Kasubsi Sumber Daya Kantor SAR Nias, Ruvinus Bangun, menjelaskan mekanisme penanganan jika terjadi musibah atau bencana alam.
“Kalau dari Basarnas, ketika mendapat informasi musibah akan dikomandoi oleh Basarnas yakni SAR Gabungan. Tentu yang terlibat di dalamnya adalah BPBD, TNI/Polri, dan seluruh instansi terkait,” kata Ruvinus.
Ia menambahkan, sinergi antarinstansi menjadi kunci agar evakuasi dan penanganan korban dapat berjalan cepat dan terkoordinasi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....