Kepala DKPPP Nias Barat Tinjau Pembukaan Lahan di Sejumlah Wilayah

  • 04 Mei 2026 09:45 WIB
  •  Gunung Sitoli

RRI.CO.ID, Nias Barat - Plt. Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKPPP) Kabupaten Nias Barat, Eka Setiaman Lomboe, bersama Direktur BUMD, tenaga ahli pertanian, Kabid TPH, melaksanakan kunjungan kerja lapangan disejumlah wilayah.

Kali ini kunjungan dan pemantauan langsung terhadap progres pembukaan lahan pertanian di Dusun Siheneasi, Desa Lasarabaene, Kecamatan Mandrehe, serta di Desa Lolomboli, Kecamatan Mandrehe Utara, Kabupaten Nias Barat.

Kadis Eka Setiawan Lomboe mengatakan bahwa kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam mendukung pengembangan sektor pertanian sebagai salah satu upaya strategis meningkatkan ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat.

Dalam kunjungan tersebut, rombongan meninjau langsung perkembangan pembukaan lahan pertanian di dua lokasi guna memastikan proses berjalan sesuai rencana.

"Selain memantau progres, kunjungan lapangan ini juga bertujuan untuk mengidentifikasi berbagai kendala maupun hambatan yang dihadapi selama proses pembukaan lahan, sehingga pemerintah daerah bersama pihak terkait dapat segera merumuskan solusi yang tepat dan efektif," tuturnya, Senin 4 Mei 2026.

Pada kesempatan tersebut, tim juga melaksanakan pengukuran parameter kualitas tanah di area pembukaan lahan.

"Langkah ini dinilai penting untuk mengetahui kondisi serta tingkat kesuburan tanah, sehingga dapat ditentukan perlakuan teknis yang sesuai, termasuk penyesuaian jenis tanaman yang tepat untuk dibudidayakan," ucapnya.

Plt. Kepala DKPPP Kabupaten Nias Barat menegaskan bahwa pembukaan lahan pertanian ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam memperluas areal produktif pertanian di wilayah Nias Barat, sekaligus mendorong peningkatan hasil produksi pertanian masyarakat secara berkelanjutan.

"Pemerintah Kabupaten Nias Barat berkomitmen untuk terus memberikan perhatian dan dukungan penuh terhadap sektor pertanian demi mewujudkan pembangunan ekonomi daerah yang lebih maju," ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....