Mengapa Penderita Diabetes Dianjurkan Mengonsumsi Ubi Talas?

  • 03 Feb 2026 13:46 WIB
  •  Gunung Sitoli

RRI.CO.ID, Gunungsitoli - Ubi talas merupakan salah satu umbi-umbian yang cukup populer di Indonesia. Talas sering diolah menjadi berbagai makanan, seperti direbus, digoreng, dibuat keripik, atau dijadikan campuran kue. Selain rasanya yang lezat, ubi talas juga memiliki kandungan gizi yang bermanfaat bagi kesehatan, termasuk bagi penderita penyakit gula (diabetes), asalkan dikonsumsi dengan cara dan porsi yang tepat.

Ubi talas mengandung karbohidrat kompleks, serat, vitamin B6, vitamin E, serta mineral seperti kalium, magnesium, dan zat besi. Kandungan serat pada talas tergolong cukup tinggi dibandingkan beberapa jenis umbi lainnya.Serat inilah yang membuat ubi talas lebih “ramah” bagi penderita diabetes, karena dapat membantu memperlambat penyerapan gula ke dalam darah.

Serat dalam ubi talas membantu memperlambat proses pencernaan karbohidrat sehingga lonjakan gula darah setelah makan bisa lebih terkendali.Karbohidrat kompleks pada talas dilepaskan secara bertahap, sehingga tidak menyebabkan peningkatan gula darah secara drastis.

Serat juga bermanfaat untuk kesehatan usus, mencegah sembelit, dan membantu metabolisme tubuh bekerja lebih baik.Kalium dalam talas dapat membantu menjaga tekanan darah, yang penting karena penderita diabetes berisiko lebih tinggi mengalami penyakit jantung.

Agar manfaatnya optimal dan tidak berdampak buruk bagi kadar gula darah, penderita diabetes sebaiknya memperhatikan cara konsumsi ubi talas.Lebih baik dikonsumsi dalam bentuk direbus atau dikukus, bukan digoreng.Hindari menambahkan gula, sirup, atau santan kental.Konsumsi dalam porsi sedang, tidak berlebihan.Kombinasikan dengan sumber protein dan sayuran agar indeks glikemiknya lebih seimbang.

Walaupun talas lebih baik dibandingkan karbohidrat sederhana seperti nasi putih atau makanan manis, tetap saja ubi talas mengandung karbohidrat. Jika dikonsumsi berlebihan, tetap bisa meningkatkan kadar gula darah.Selain itu, ubi talas mentah tidak boleh dikonsumsi karena mengandung zat yang bisa menyebabkan gatal dan iritasi pada mulut serta tenggorokan.

Ubi talas boleh dan cukup baik dikonsumsi oleh penderita penyakit gula, karena mengandung serat dan karbohidrat kompleks yang membantu menjaga kestabilan gula darah. Namun, kunci utamanya adalah cara pengolahan yang sehat dan porsi yang terkontrol. Dengan konsumsi yang tepat, ubi talas bisa menjadi alternatif sumber karbohidrat yang lebih aman dan bergizi bagi penderita diabetes.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....