Bahasa Memiliki Fungsi Personal dan Sosial
- 29 Jul 2025 09:46 WIB
- Gunung Sitoli
KBRN, Gunungsitoli : Sebelum masuk ke sekolah, anak belajar melalui komunitasnya yaitu teman, keluarga, media radio atau televisi dan lingkungannya. Anak memahami apa yang dikatakan oleh anggota komunitasnya dan sekaligus menyampaikan ide serta perasaan dengan lain melalui bahasa yang digunakan.
Dengan bahasa kita dapat mengekspresikan pikiran, perasaan, dan nilai-nilai yang dianut sehingga dapat dipahami dan juga memahami orang lain. Dengan bahasa manusia dapat saling memahami dan bekerja sama. Dengan demikian bahasa memiliki fungsi sebagai alat komunikasi. Suatu bahasa digunakan untuk berbagai kebutuhan dan tujuan dalam konteks yang berbeda-beda. Oleh karena itu, suatu bahasa tidak pernah tampil seragam. Keragaman itu terjadi karena perbedaan kelompok atau individu pemakainya. Perbedaan penggunaan bahasa oleh suatu kelompok disebut Variasi atau Ragam Bahasa. Ketika mendengar seseorang berbicara meskipun orangnya tidak terlihat, tetapi kita kerap menduga siapa yang berbicara. Mengapa? sebab dia memiliki ciri khas dalam bahasanya -mungkin dalam pemilihan kata, penataan kalimat, aksentuasi atau intonasinya- yang membedakan dengan orang lain. Keseluruhan dari bahasa orang per orang disebut idiolek.
Dari penjelasan tentang pengertian bahasa tersebut, secara umum bahasa memiliki fungsi personal dan sosial. Fungsi personal mengacu pada peranan bahasa sebagai alat untuk mengungkapkan pikiran dan perasaan setiap diri manusia sebagai makluk individu. Dengan bahasa manusia menyatakan keinginan, cita-cita, kesetujuan, serta rasa suka dan tidak suka. Adapun fungsi sosial mengacu pada peranan bahasa sebagai alat komunikasi atau antar kelompok sosial.

Bahasa Indonesia memiliki peranan yang sangat penting dalam pembelajaran di sekolah. Perannya meliputi :
1. Bahasa Pengantar
Bahasa Indonesia digunakan sebagai bahasa utama dan bahasa pengantar dalam proses belajar dan berinteraksi di sekolah.
2. Sarana Komunikasi
Bahasa Indonesia memudahkan peserta didik berkomunikasi baik lisan maupun tulisan, membantu siswa menyampaikan pendapat dan gagasan serta dapat meningkatkan interaksi antara peserta didik dan guru.
3. Media Pengembangan Pengetahuan dan Keterampilan
Bahasa Indonesia membantu siswa dalam memahami materi pelajaran, membantu peserta didik mengakses informasi dan sumber belajar, sehingga mendapatkan pengetahuan dan memperluas wawasan dan meningkatkan keterampilan berbahasa lisan dan tulisan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....