BMKG Gunungsitoli Catat 5 Kejadian Gempabumi, Ini Magnitudonya
- 14 Feb 2026 17:06 WIB
- Gunung Sitoli
RRI.CO.ID, Gunungsitoli - Selama periode tanggal 6 – 12 Februari 2026 BMKG Stasiun Geofisika Gunungsitoli mencatat 5 kejadian gempabumi.
Hal ini disampaikan Staf Operasional On Duty BMKG Stasiun Geofisika Gunungsitoli , Andreas Gatot Prabowo.
Ia menyebutkan dari 5 gempabumi tersebut tidak ada yang magnitudonya di atas 4 sehingga getarannya tidak dirasakan oleh masyarakat di kepulauan Nias.
“Jika berdasarkan magnitudo, tiga gempa dengan magnitudo antara 3 hingga 4, dan dua gempa kurang dari 3 magnitudo. Sedangkan berdasarkan kedalaman, empat gempa kategori dangkal dan 1 gempa kategori menengah antara 60-300 kilomter,” ucap Andreas, Sabtu 14 Februari 20206.
Sementara untuk aktivitas petir di wilayah Kepulauan Nias, BMKG mencatat 5.219 kali sambaran petir dengan jumlah terbanyak terjadi di kabupaten Nias sejumlah 1.805 kali sambaran.
“Terbanyak terjadi di Kabupaten Nias, kemudian Nias Barat sebanyak 1.199 kali sambaran, Nias Selatan 1.151 kali sambaran, Nias Utara 562 kali sambaran dan kota Gunungsitoli sebanyak 502 kali sambaran,” katanya.
Kemudian informasi waktu terbit dan tenggelam matahari periode tanggal 14-20 Februari 2026, yakni kabupaten Nias Utara terbit pukul 06.42 WIB dan terbenam pukul 18.46-18.47 WIB, Kabupaten Nias Barat terbit pukul 06.41-06.42 WIB dan terbenam pukul 18.46-18.47 WIB.
Sedangkan untuk Kabupaten Nias Selatan terbit pukul 06.40 WIB dan terbenam pukul 18.46 WIB serta kota Gunungsitoli terbit pukul 06.41 WIB dan terbenam pukul 18.46 WIB.
Page break
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....