Mendata Usaha Berbasis Digital, Tantangan Sensus Ekonomi 2026
- 12 Feb 2026 16:21 WIB
- Gunung Sitoli
RRI.CO.ID, Gunungsitoli - Badan Pusat Statistik (BPS) kota Gunungsitoli terus mensosialisasikan Sensus Ekonomi 2026 yang akan digelar pada Mei-Juli 2026 mendatang.
Kepala BPS Kota Gunungsitoli Elijoi Naibaho kepada rri.co.id mengungkapkan pada pelaksanaan sensus ekonomi tahun ini tantangan yang mereka hadapi adalah mendata usaha-usaha berbasis digital atau online yang semakin marak di kota Gunungsitoli.
Usaha-usaha berbasis digital ini ungkapnya aktif berjualan di berbagai platform media social namun tidak diketahui keberadaan alamatnya dimana.
“Ya ini memang tantangan yang kami hadapi dengan banyaknya usaha-usaha warga yang menggunakan media social untuk berjualan, ada yang jualan kue, makanan, baju, jus atau juga jastip, kami tidak keberadaan mereka karena namanya juga jualan secara online,” kata Elijoi, Kamis12 Februari 2026.
Untuk itu pihaknya mulai bergerilya untuk mencari tahu usaha-usaha berbasis digital apa saja yang sudah ada di kota Gunungsitoli, karena data ini sangat penting untuk mendapatkan berbagai informasi dari pada pengusaha tersebut.
Ia berharap para pengusaha online ini bisa bekerjasama dengan BPS dengan memberitahu keberadaan alamat sehingga petugas sensus nantinya bisa menemui dan melakukan wawancara kepada mereka.
Sensus ekonomi 2026 (SE2026) akan digelar diawali pada bulan Mei dengan melakukan pendataan pada skala usaha besar secara online selanjutnya mulai Juni-Juli akan menyasar pada usaha kecil dengan melakukan door to door ke rumah-rumah warga.
“Jadi semua usaha akan kita data, petugas akan berkunjung ke setiap rumah, namun kecuali usaha pertanian tidak kami data karena akan didata secara khusus pada sensus pertanian,” katanya.
Page break
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....