Anyaman Sinasa Menjadi Salah Satu Kekayaan Budaya dan Peluang Ekonomi
- 09 Sep 2026 17:36 WIB
- Gunung Sitoli
RRI.CO.ID, Gunungsitoli - Upaya pelestarian sekaligus pengembangan kerajinan tradisional terus menjadi perhatian Pemerintah Kota Gunungsitoli. Melalui kunjungan langsung ke Desa Tradisional Tumòri, Kecamatan Gunungsitoli Barat, Ketua Dekranasda Kota Gunungsitoli, Ny. Veny Sowa’a Laoli, bersama Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Ketenagakerjaan Kota Gunungsitoli, Dafril Hulu, SE, mendorong lahirnya generasi baru perajin anyaman sinasa sebagai bagian dari penguatan ekonomi berbasis potensi lokal.
Dalam kunjungan tersebut, Ketua Dekranasda melihat secara langsung proses pembuatan anyaman sinasa yang selama ini menjadi salah satu kekayaan budaya khas daerah. Selain itu, tingginya minat pasar terhadap produk anyaman, belum sepenuhnya diimbangi dengan jumlah tenaga perajin yang tersedia.
Kondisi ini menjadi perhatian serius, mengingat anyaman sinasa tidak hanya memiliki nilai budaya, tetapi juga potensi ekonomi yang menjanjikan. Keterbatasan jumlah perajin berdampak pada belum optimalnya pemenuhan permintaan pasar, sehingga peluang peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui sektor kriya masih perlu didorong secara lebih maksimal.
Ketua Dekranasda Kota Gunungsitoli menegaskan bahwa regenerasi perajin menjadi langkah strategis yang harus dilakukan secara bersama. Keahlian menganyam yang diwariskan secara turun-temurun perlu terus diperkenalkan kepada generasi muda, sehingga tidak hanya menjaga kelestarian budaya, tetapi juga membuka ruang ekonomi baru yang produktif dan berdaya saing.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....