3 Desa di Nias Utara Masuk Program Kampung Nelayan Merah Putih
- 18 Sep 2026 12:09 WIB
- Gunung Sitoli
RRI.CO.ID, Nias Utara - Program strategis nasional Kampung Nelayan Merah Putih dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI mulai masuk tahap kontrak di Kabupaten Nias Utara.
Plt. Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Nias Utara, Bazisokhi Hulu, mengatakan program ini digulirkan sejak awal tahun 2025 untuk meningkatkan perekonomian nelayan di wilayah terluar dan tertinggal.
"Program Kampung Nelayan Merah Putih merupakan program strategis nasional dari KKP RI yang digulirkan sejak awal tahun 2025," ujar Baziduhu kepada RRI, Kamis 17 September 2026.
Ia menjelaskan, dari 7 desa yang diusulkan Pemkab Nias Utara, 6 desa lolos verifikasi. Untuk tahun 2026, ada 3 lokasi yang sudah masuk tahap kontrak dan sosialisasi.
Tiga lokasi tersebut adalah Kelurahan Pasar Lahewa Kecamatan Lahewa sebagai sentral, Desa Afulu Kecamatan Afulu sebagai penunjang, dan Desa Siofabanua Kecamatan Tuhemberua.
Untuk pembangunan, dibutuhkan lahan hibah dari masyarakat sekurang-kurangnya 1 hektar atau 100 x 100 meter. Fasilitas yang akan dibangun meliputi tambatan perahu, pabrik es, tempat penyimpanan ikan, Tempat Pelelangan Ikan (TPI), serta sarana penunjang nelayan.
Dikonfirmasi terpisah terkait program tersebut, Camat Tuhemberua Foeraera Zai menjelaskan bahwa perencanaan awal program ini sebenarnya sudah dimulai sejak tahun 2025 dan survei lokasi sudah pernah dilakukan.
Ia menyebut kendala utama program ini di berbagai daerah adalah ketersediaan lahan hibah. "Pemerintah tidak dapat membangun jika masyarakat setempat tidak bersedia memberikan atau menghibahkan tanah,"kata Foeraera Zai.
Untuk wilayahnya, khususnya di Desa Siofa Banua, komitmen warga tetap konsisten sejak survei awal hingga saat ini untuk menghibahkan tanah lokasi pembangunan.
Foeraera Zai berharap program pembangunan fasilitas nelayan seperti ini tidak hanya berpusat di Desa Siofa Banua, tetapi juga bisa diperluas ke desa-desa lain, dengan syarat lahan hibah tersedia dan pembangunan benar-benar sesuai kebutuhan nelayan setempat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....