Pemkab Nias Barat Targetkan Produksi Padi Meningkat

  • 21 Agt 2026 15:31 WIB
  •  Gunung Sitoli

RRI.CO.ID, Nias Barat - Pemerintah Kabupaten Nias Barat melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKPPP) melaksanakan Tanam Perdana Intensifikasi Padi Sawah Tahun Anggaran 2026 di hamparan Sawah Somomo, Desa Balodano, Kecamatan Mandrehe Utara, Kamis 20 Agustus 2026.

Program ini mencakup lahan seluas 26 hektare dan melibatkan 12 kelompok tani dengan sekitar 70 petani.

Pemkab Nias Barat memberikan dukungan berupa benih unggul varietas Inpari 32, pengolahan tanah, pupuk cair, serta fasilitasi pestisida untuk pengendalian hama dan penyakit.

Dalam laporannya, Kepala DKPPP Nias Barat, Eka Setiaman Lomboe, S.P., menyampaikan, benih yang telah disemai selama 15 hari siap ditanam secara serentak.

"Melalui program intensifikasi tersebut, produksi padi ditargetkan akan meningkat," ujarnya.

Sementara, Ketua DPRD Nias Barat Kevin K.P. Waruwu, S.H., berharap program ini mampu meningkatkan hasil panen sekaligus menambah pengetahuan petani dalam pengelolaan lahan secara optimal.

Dikesempatan yang sama Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Gunungsitoli Dr. Firman Halawa, S.H., M.H., yang turut hadir menyambut baik program tersebut.

Bupati Nias Barat Dr. Eliyunus Waruwu, S.Pt., M.Si., M.M., mengapresiasi semangat petani dan menegaskan komitmen pemerintah daerah meningkatkan produktivitas pertanian.

"Pemerintah kabupaten juga akan menyiapkan fasilitas perontok padi saat panen serta mendata kebutuhan listrik di kawasan persawahan," ucapnya.

Tanam perdana tersebut turut dihadiri Wakil Ketua I dan II DPRD, Pj. Sekda, Kasi Intel Gunungsitoli, Wadanyon TP-903/ Baluseda, Kepala BPS, Asisten Setda, pimpinan OPD, Camat Mandrehe Utara, Kapolsek Mandrehe, Pj. Kepala Desa Balodano, tokoh masyarakat, kelompok tani, PPL, dan perangkat daerah terkait.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....