Keluhan Anak Nias Selatan Viral, TNI AD Gelar Karya Bakti Besar di Nias

  • 30 Jul 2026 15:52 WIB
  •  Gunung Sitoli

Berawal dari Viral Keluhan Anak Nias Selatan, Karya Bakti TNI AD Digelar Skala Besar di Kepulauan Nias

RRI.CO.ID, Gunungsitoli — Program Karya Bakti TNI AD di Kepulauan Nias ternyata berawal dari keluhan seorang anak di Nias Selatan yang viral hingga sampai ke Presiden.

Komandan Kodim 0213/Nias Letkol Inf. Indra Rukmana, S.H. saat dialog di Pro 1 RRI Gunungsitoli menjelaskan, latar belakang pemilihan lokasi Karya Bakti di Kepulauan Nias bermula dari peristiwa viralnya keluhan anak di Nias Selatan kepada Presiden RI Prabowo Subianto terkait minimnya akses jembatan dan air bersih

"Ini berawal dari viralnya keluhan anak di Nias Selatan kepada Bapak Presiden terkait minimnya akses jembatan dan air bersih. Kemudian ditindaklanjuti dengan perintah langsung Presiden melalui TNI AD untuk pendataan dan pelaksanaan Karya Bakti skala besar," ujar Dandim saat dialog di Pro 1 RRI Gunungsitoli, Rabu 29 Juli 2026.

Menindaklanjuti perintah tersebut, TNI AD kemudian mengerahkan personel dan sumber daya untuk membangun infrastruktur dasar yang paling dibutuhkan masyarakat di 5 kabupaten/kota se-Kepulauan Nias.

Hingga saat ini progres pembangunan Karya Bakti telah mencapai kurang lebih 81,6%. Ditargetkan seluruh sasaran selesai 100% pada bulan Agustus 2026, sambil menunggu petunjuk lebih lanjut dari komando atas terkait tanggal pasti penutupannya.

"Sebagai pejabat baru, saya melanjutkan estafet kepemimpinan dan meneruskan pondasi kokoh yang telah dibangun oleh Dandim lama. Target kita selesai 100% di bulan Agustus, sambil menunggu petunjuk dari komando atas," kata Dandim.

Untuk rincian pembangunan, TNI AD telah membangun 141 titik sumur bor yang tersebar di 5 kabupaten/kota. Selain itu dilakukan rehab 50 unit Rumah Tidak Layak Huni dan 9 unit sekolah.

Dalam pemenuhan air bersih dibangun 2 titik pipanisasi dan 2 unit SPPG. Di bidang keagamaan dilakukan rehab 6 unit rumah ibadah. Sementara untuk akses jalan telah dibangun sepanjang 2.250 meter berupa rabat beton dan makadam.

Dandim juga mengapresiasi dukungan masyarakat. "Masyarakat Kepulauan Nias memberikan tanggapan yang sangat positif serta bergotong-royong membantu kelancaran seluruh sasaran kegiatan," katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....