Bahan Lokal Sangat Diutamakan untuk MBG di Tuhemberua
- 20 Feb 2026 14:33 WIB
- Gunung Sitoli
RRI.CO.ID, Nias Utara - Bahan makan bergizi gratis (MBG) di SPPG Desa Banua Gea sangat mengutamakan bahan lokal.
Kepala SPPG MBG Desa Banua Gea Darius Duhuwanolo Telaumbanua, mengatakan bahwa bahan MBG ini diutamakan bahan lokal dikarenakan Badan Gizi Nasional mewajibkan setiap SPPG mengutamakan hasil usaha mikro kecil dan menengah.
Bahan MBG tersebut seperti beras, sayur-sayuran, buah-buahan seperti salak, semangka, pisang yang disesuaikan dengan menu yang telah ditentukan oleh BGN. Bahan lokal ini tetap diutamakan oleh pihak SPPG desa Banua Gea dengan tujuan agar dapat meningkatkan pendapatan masyarakat melalui pengelolaan lahan sempit atau lahan tidur untuk ketahanan pangan.
“Kami selama ini menampung bahan lokal di lahan sempit Koramil 06 Tuhemberua, Polsek Tuhemberua dan juga di Puskesmas Tuhemberua. Seperti sawi, semangka, dan kacang panjang, ini merupakan hasil dampingan Melius Zai selaku pemerhati pertanian.Semoga masyarakat Nias Utara dapat mengembangkan budidaya sayur ini melalui pemanfaatan lahan sempit atau lahan kosong,” ujar, Darius, Saat narasumber di Studio Pro 1 RRI Gunungsitoli. Kamis, 19 Februari 2026.
Melinus Zai, warga dan juga sebagai pemerhati Pertanian di Kecamatan Tuhemberua, menyampaikan bahwa sudah melakukan pendampingan pemanfaatan lahan sempit di Koramil Tuhemberua, Polsek Tuhemberua dan juga di Puskesmas Tuhemberua.
“Dengan menggunakan pupuk organik, dapat membuahkan hasil yang melimpah. Tanah berbatupun bisa menghasilkan, terbukti di beberapa lokasi hasilnya sudah ditampung oleh SPPG Desa Banua Gea,” kata, Melius.
Melius Zai juga akan terus mendampingi masyarakat melalui pembukaan lahan kosong di kawasan masjid Fofola Tuhemberua untuk budidaya tanaman sayur dan buah-buahan. Menurutnya, Program MBG ini sangat membuka peluang usaha bagi masyarakat baik dibidang pertanian, perikanan dan juga peternakan.
Dengan demikian, program MBG di SPPG Desa Banua Gea dapat membantu meningkatkan pendapatan masyarakat dan ketersediaan pangan di daerah setempat, serta membuka peluang usaha bagi masyarakat.