Duyonumo Ditetapkan Jadi Destinasi Wisata Ramah Muslim

  • 18 Jun 2026 06:07 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo – Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara menetapkan Duyonumo sebagai destinasi wisata ramah muslim pertama di Provinsi Gorontalo. Penetapan tersebut dilakukan bertepatan dengan pelaksanaan Festival Duyonumo 2026 di Kecamatan Sumalata Timur yang dirangkaikan dengan sejumlah kegiatan lainnya.

Bupati Gorontalo Utara, Thoriq Modanggu, mengapresiasi kolaborasi seluruh elemen masyarakat dalam menyukseskan Festival Duyonumo sekaligus peresmian Mushola At-Thoriq di Kecamatan Sumalata Timur.

"Sinergi dan partisipasi semua pihak membuat pembangunan mushola dan pelaksanaan Festival Duyonumo dapat berjalan dengan baik. Meskipun saat ini masih dalam kondisi efisiensi anggaran, pemerintah daerah tetap berkomitmen melaksanakan Festival Duyonumo 2026 sesuai rencana," ujar Thoriq, Rabu (17/6/2026).

Menurutnya, dukungan dari berbagai pihak, mulai dari karang taruna, masyarakat, pemerintah desa, pemerintah kecamatan hingga pemerintah kabupaten, menjadi faktor penting dalam keberhasilan penyelenggaraan festival dan pembangunan rumah ibadah tersebut.

Pada kesempatan itu, Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara secara resmi menetapkan Duyonumo sebagai destinasi wisata ramah muslim pertama di Provinsi Gorontalo. Berbagai fasilitas pendukung wisata, termasuk sarana ibadah, telah disiapkan untuk menunjang kenyamanan wisatawan.

"Penetapan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mengembangkan sektor pariwisata berbasis budaya dan nilai-nilai keislaman. Fasilitas penunjang, termasuk tempat ibadah, telah kami siapkan untuk mendukung kawasan wisata ini," katanya.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Bupati Thoriq Modanggu juga menyerahkan penghargaan kepada sejumlah pihak yang berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan Festival Duyonumo 2026 dan pembangunan Mushola At-Thoriq.

Ia mengakui bahwa keberhasilan penyelesaian pembangunan mushola tidak terlepas dari dukungan dan kerja sama berbagai pihak. Menurutnya, semangat sinergi dan gotong royong harus terus dipertahankan sebagai bagian dari pembangunan daerah yang berkelanjutan.







Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....