Tugu Permesta, Panorama dan Sejarah

  • 02 Mei 2026 18:38 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID,Gorontalo - Di balik hamparan perkebunan yang hijau dan asri di Duusun Balea ,Desa Molintogupo, Kecamatan Suwawa Selatan, Kabupaten Bone Bolango, berdiri kokoh sebuah monumen bersejarah yang menjadi saksi perjuangan rakyat Gorontalo pada masa pergolakan di Indonesia. Monumen tersebut dikenal masyarakat dengan nama Tugu Perjuangan Melawan Permesta.

Keberadaan tugu ini bukan sekadar bangunan biasa. Ia menjadi penanda penting bahwa Gorontalo pernah menjadi bagian dari sejarah besar bangsa, ketika rakyat daerah ini bersatu mempertahankan tanah kelahirannya dari ancaman gerakan separatis Permesta.

Tugu Perjuangan Melawan Permesta dibangun pada tahun 1958 atas prakarsa Pahlawan Nasional Nani Wartabone bersama sejumlah tokoh masyarakat Gorontalo. Pembangunan monumen ini bertujuan untuk mengenang semangat juang masyarakat Gorontalo yang dengan gigih mempertahankan daerahnya setelah Indonesia merdeka, terutama pasca berakhirnya penjajahan Jepang dan Belanda.

Kala itu, meski bangsa Indonesia telah memproklamasikan kemerdekaan, berbagai gejolak masih terjadi di sejumlah wilayah, termasuk di kawasan timur Indonesia. Salah satu gerakan yang muncul adalah Permesta atau Perjuangan Rakyat Semesta.

Permesta dideklarasikan pada 2 Maret 1957 oleh sejumlah pemimpin militer dan sipil di Indonesia bagian timur. Awalnya, pusat gerakan ini berada di Makassar, Sulawesi Selatan, yang saat itu menjadi pusat pemerintahan kawasan Sulawesi. Namun, seiring berjalannya waktu, dukungan terhadap gerakan tersebut di Sulawesi Selatan semakin berkurang. Akhirnya, markas Permesta dipindahkan ke Manado, Sulawesi Utara.

Dalam perjalanan sejarahnya, Gorontalo menjadi salah satu wilayah yang turut merasakan dampak pergolakan tersebut. Masyarakat Gorontalo, dipimpin oleh para tokoh daerah, bahu-membahu melawan tentara Permesta demi mempertahankan kedaulatan wilayah serta menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Kemenangan rakyat Gorontalo dalam menghadapi ancaman tersebut kemudian diabadikan melalui pembangunan Tugu Perjuangan Melawan Permesta. Monumen ini menjadi simbol keberanian, persatuan, dan patriotisme masyarakat Gorontalo yang rela berkorban demi tanah air.

Namun, seiring berjalannya waktu, keberadaan tugu bersejarah ini perlahan mulai terlupakan. Letaknya yang berada di tengah area perkebunan membuat tidak banyak masyarakat, khususnya generasi muda, yang mengetahui nilai sejarah besar yang terkandung di dalamnya.

Padahal, Tugu Perjuangan Melawan Permesta menyimpan kisah heroik yang sangat penting untuk dikenang dan diwariskan kepada generasi penerus. Monumen ini menjadi pengingat bahwa kemerdekaan dan kedamaian yang dinikmati saat ini merupakan hasil perjuangan panjang para pendahulu.

Selain memiliki nilai historis yang tinggi, kawasan sekitar tugu juga menawarkan panorama alam yang luar biasa indah. Berada di kawasan perbukitan, tugu ini menjadi salah satu titik terbaik untuk menikmati keindahan alam Kabupaten Bone Bolango dari ketinggian.

Dari lokasi tugu, mata pengunjung akan dimanjakan dengan hamparan pepohonan hijau yang membentang luas. Sungai yang berkelok-kelok tampak membelah daratan, menciptakan pemandangan yang begitu memukau. Deretan pohon kelapa yang tumbuh rapi seolah menari ditiup angin, menambah kesan alami dan menenangkan.

Keindahan panorama ini menjadikan kawasan Tugu Perjuangan Melawan Permesta tidak hanya cocok sebagai destinasi wisata sejarah, tetapi juga sebagai tempat rekreasi dan menikmati keindahan alam.

Suasana sejuk khas pegunungan, udara yang segar, serta panorama yang menawan membuat siapa saja yang berkunjung akan merasa betah berlama-lama di tempat ini. Tidak sedikit pengunjung yang mengabadikan momen dengan berfoto berlatar pemandangan alam yang memesona.

Potensi wisata sejarah dan alam yang dimiliki kawasan ini sebenarnya sangat besar. Dengan penataan yang lebih baik, pembangunan fasilitas pendukung, serta promosi yang berkelanjutan, Tugu Perjuangan Melawan Permesta dapat menjadi salah satu destinasi unggulan di Kabupaten Bone Bolango.

Pelestarian monumen ini juga menjadi tanggung jawab bersama. Pemerintah daerah, masyarakat, dan generasi muda diharapkan dapat bersama-sama menjaga serta memperkenalkan kembali situs bersejarah ini kepada masyarakat luas.

Tugu Perjuangan Melawan Permesta bukan hanya sekadar monumen, tetapi juga warisan berharga yang menyimpan semangat perjuangan, keberanian, dan kecintaan terhadap tanah air.

Di tempat inilah sejarah dan keindahan alam berpadu harmonis. Sebuah lokasi yang tidak hanya mengajak kita mengenang jasa para pahlawan, tetapi juga mengagumi keindahan ciptaan Tuhan yang membentang di Kabupaten Bone Bolango.

Mengunjungi Tugu Perjuangan Melawan Permesta berarti menapaki jejak sejarah sekaligus menikmati pesona alam yang menyejukkan hati. Sebuah destinasi yang layak dijaga, dilestarikan, dan dibanggakan oleh seluruh masyarakat Gorontalo.




Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....