Atasi Penyakit Maag di Bulan Ramadhan

  • 17 Mar 2025 13:46 WIB
  •  Gorontalo

KBRN, Gorontalo – Menjelang bulan Ramadhan, munculnya berbagai iklan yang mengaitkan puasa dengan penyakit maag di media cetak, elektronik, dan media sosial, memberikan pesan yang berkesan bahwa puasa dapat memicu sakit maag, sehingga harus segera diatasi dengan mengonsumsi obat maag. Padahal, puasa dalam Islam merupakan salah satu ibadah yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Puasa bukan hanya mengatur pola makan, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap kebersihan dan peningkatan diri.

Sebagaimana dijelaskan dalam Tafsir Ibnu Katsir, puasa merupakan tindakan menahan diri dari makan, minum, dan berhubungan intim dengan niat tulus karena Allah SWT, dari terbit fajar hingga terbenam matahari. Puasa tidak hanya bermanfaat untuk meningkatkan kesabaran dan keikhlasan, tetapi juga membantu mengatur pola makan yang lebih sehat, mengurangi konsumsi energi berlebihan, dan memberikan waktu bagi sistem pencernaan untuk beristirahat. Berpuasa juga mendatangkan kebahagiaan lahiriah dan batiniah, serta menyehatkan tubuh.

Namun, mengapa banyak iklan yang menganggap puasa sebagai penyebab penyakit maag, padahal banyak penelitian yang membuktikan bahwa puasa dapat menyembuhkan gangguan kesehatan pencernaan? Seperti yang disampaikan oleh sejumlah pakar gizi, berpuasa memungkinkan sistem pencernaan untuk beristirahat, mengurangi risiko gangguan lambung, dan dapat menjadi solusi kesehatan yang alami. Oleh karena itu, penting untuk melakukan edukasi yang tepat kepada masyarakat, agar tidak terjebak pada anjuran konsumsi obat maag yang bisa memperburuk ketergantungan. Puasa bukanlah penyebab penyakit, melainkan solusi untuk menjaga kesehatan tubuh, termasuk saluran pencernaan.

Penulis: Arifasno Napu, Pengamat Gizi dan Kesehatan

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....