Cristiano Ronaldo: Enam Piala Dunia, Sejarah yang Terus Ditorehkan
- 24 Jun 2026 03:36 WIB
- Gorontalo
Gorontalo, RRI – Nama Cristiano Ronaldo kembali menjadi sorotan dunia setelah mencetak sejarah baru pada Piala Dunia 2026. Kapten Tim Nasional Portugal itu menjadi pemain pertama dalam sejarah sepak bola yang mampu mencetak gol pada enam edisi Piala Dunia berbeda, mempertegas statusnya sebagai salah satu pesepak bola terbesar sepanjang masa.
Perjalanan Ronaldo di panggung Piala Dunia dimulai pada tahun 2006 di Jerman. Saat itu, pemain berusia 21 tahun tersebut tampil untuk pertama kalinya bersama Portugal dan berhasil membawa negaranya melaju hingga babak semifinal. Sejak debut tersebut, Ronaldo tidak pernah absen tampil di Piala Dunia, yakni pada edisi 2006, 2010, 2014, 2018, 2022, hingga 2026. Pencapaian tersebut menjadikannya salah satu dari sedikit pemain yang mampu tampil dalam enam edisi Piala Dunia.
Dalam enam partisipasinya tersebut, Ronaldo terus menunjukkan ketajamannya di depan gawang. Ia mencetak gol pada Piala Dunia 2006, 2010, 2014, 2018, 2022, dan kini 2026. Sebelum turnamen tahun ini, Ronaldo telah menjadi pemain pertama yang mencetak gol pada lima edisi Piala Dunia berbeda. Rekor tersebut kemudian disempurnakan pada Piala Dunia 2026 dengan mencetak gol pada edisi keenam secara beruntun.
Puncak pencapaian tersebut terjadi saat Portugal menghadapi Uzbekistan pada laga kedua Grup K Piala Dunia 2026. Bermain di Houston, Amerika Serikat, Portugal tampil dominan dan menang telak 5-0. Ronaldo mencetak dua gol yang sekaligus mengantarkannya menjadi pencetak gol terbanyak Portugal sepanjang sejarah Piala Dunia dengan koleksi 10 gol, melewati legenda Portugal, Eusébio.
Meski menjadi aktor utama kemenangan Portugal, Ronaldo menegaskan bahwa rekor pribadi bukanlah hal yang paling penting baginya. Menurut pemain berusia 41 tahun tersebut, kontribusi terhadap tim dan keberhasilan Portugal mencapai target di Piala Dunia jauh lebih berharga dibandingkan catatan individu. "Tim bermain sangat baik dan mengalami banyak peningkatan. Rekor memang selalu menyenangkan, tetapi tujuan saya selalu membantu tim nasional mencapai targetnya," ujar Ronaldo usai pertandingan.
Pernyataan tersebut menunjukkan karakter Ronaldo yang tetap menempatkan kepentingan tim di atas pencapaian pribadi. Kemenangan atas Uzbekistan juga menjadi jawaban atas berbagai kritik yang muncul setelah Portugal hanya bermain imbang 1-1 melawan Republik Demokratik Kongo pada laga pembuka Grup K. Pelatih Portugal, Roberto Martinez, menyebut timnya menunjukkan peningkatan dalam pengambilan keputusan dan penyelesaian akhir dibanding pertandingan sebelumnya.
Di luar prestasi di lapangan, Ronaldo juga dikenal sebagai sosok atlet yang memiliki disiplin luar biasa dalam menjaga kondisi fisik. Pada usia 41 tahun, ketika sebagian besar pesepak bola telah pensiun, ia masih mampu bersaing di level tertinggi dan menjadi andalan tim nasional Portugal. Konsistensi tersebut didukung oleh pola latihan yang ketat, pola makan terjaga, manajemen waktu istirahat yang disiplin, serta komitmen tinggi terhadap pemulihan fisik. Berkat dedikasi tersebut, Ronaldo masih mampu tampil kompetitif dan menjadi pembeda dalam pertandingan-pertandingan besar.
Lebih dari dua dekade setelah debut profesionalnya, Cristiano Ronaldo terus membuktikan bahwa usia bukanlah penghalang untuk berprestasi. Dari Piala Dunia 2006 hingga Piala Dunia 2026, ia bukan hanya menghadirkan gol dan rekor, tetapi juga menjadi simbol kerja keras, profesionalisme, serta dedikasi tanpa batas terhadap tim dan negaranya. Dengan sejarah yang terus ditorehkan, Ronaldo kembali menunjukkan mengapa namanya akan selalu dikenang sebagai salah satu legenda terbesar dalam sejarah sepak bola dunia.
Foto: Instagram @cristiano
Sumber:
- Reuters: Cristiano Ronaldo guides Portugal to 5-0 win over Uzbekistan
- Reuters: Portugal played with heads not hearts against Uzbekistan, coach says
- The Guardian: Ronaldo's relief after double kickstarts Portugal World Cup push
- Reuters Archive: Portugal great Ronaldo hoping it's sixth time the charm in World Cup pursuit
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....