Pembinaan Sepak Bola Usia Dini di Gorontalo Perlu Sentuhan Psikolog
- 20 Apr 2026 09:58 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo – Pembinaan atlet sepak bola usia dini di Gorontalo dinilai masih perlu ditingkatkan, khususnya dalam aspek mental para pemain. Selama ini, proses pembinaan cenderung lebih berfokus pada kemampuan fisik dan teknik, sementara pembentukan mental belum menjadi perhatian utama.
Pengamat Olahraga Provinsi Gorontalo, Prof. Hariadi Said, mengungkapkan bahwa kehadiran tenaga psikolog atau pelatih mental sangat penting dalam proses pembinaan atlet sejak usia dini. Menurutnya, pembinaan tidak boleh hanya menyiapkan atlet secara fisik, tetapi juga harus membentuk karakter dan kesiapan mental mereka.
“Sudah perlu psikolog yang masuk dalam pembinaan ini. Karena tidak boleh nanti pas pertandingan baru ada psikolog, sudah harus ada ahli mental yang masuk dalam pembinaan ini. Karena mereka sudah dididik bagaimana berempati, simpati dan sportivitas,” ujarnya.
Ia menambahkan, kesalahan yang selama ini terjadi adalah terlalu menitikberatkan pada aspek fisik, sementara mental atlet kurang diperhatikan. Padahal, mental yang kuat menjadi salah satu faktor penting dalam menentukan performa pemain di lapangan.
Menurutnya, pembinaan mental harus dimulai sejak usia dini agar para atlet terbiasa mengelola emosi, memiliki sikap sportif, serta mampu menghadapi tekanan dalam pertandingan.
“Kesalahan kita selama ini hanya fokus pada fisik terus tetapi mental tidak terlalu diperhatikan. Harus dari pembinaan usia dini harus ada pelatih mental,” tambahnya.
Dengan adanya pendampingan psikolog dalam pembinaan, diharapkan atlet sepak bola muda di Gorontalo tidak hanya unggul secara teknik dan fisik, tetapi juga memiliki karakter kuat, disiplin, serta sportivitas tinggi. Hal ini dinilai penting untuk mencetak generasi pesepak bola yang mampu bersaing dan berprestasi di tingkat yang lebih tinggi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....