Erick Thohir: Garuda Academy Jadi Pilar Transformasi Sepakbola
- 11 Mei 2025 21:08 WIB
- Gorontalo
KBRN, Gorontalo – Ketua Umum PSSI Erick Thohir menegaskan bahwa transformasi sepakbola Indonesia tidak cukup hanya berlangsung di lapangan, melainkan harus menyentuh aspek manajerial, tata kelola, dan pengembangan sumber daya manusia. Menurutnya, hal ini membutuhkan kepemimpinan baru dan sistem yang berkelanjutan.
Pernyataan itu disampaikannya saat meresmikan pembukaan batch pertama Garuda Academy di Jakarta, Selasa (6/5/2025). Program ini merupakan hasil kolaborasi antara PSSI, FIFA, dan AFC dalam membangun ekosistem sepakbola profesional di Indonesia.
“Inilah momen terbaik kolaborasi antara FIFA dan PSSI. Setelah peresmian FIFA Arena sebagai wadah antusiasme sepakbola anak-anak, kini Garuda Academy hadir sebagai inisiatif perdana yang juga didukung FIFA dan AFC,” ujar Erick.
Ia menekankan bahwa 75 persen masyarakat Indonesia mencintai sepakbola, dan semangat ini harus diimbangi dengan SDM yang memahami manajemen olahraga secara profesional.
“Jika kita ingin transformasi ini berkelanjutan, maka kita harus membangun manusianya. Garuda Academy hadir untuk membentuk karakter dan kapabilitas SDM yang mampu mengelola dunia olahraga dengan standar internasional,” jelasnya.
Batch pertama Garuda Academy akan mendidik 105 peserta terpilih. Mereka akan melewati seleksi ketat oleh FIFA dan AFC. Dari jumlah tersebut, lima peserta terbaik akan diseleksi kembali untuk menerima beasiswa pendidikan ke jenjang FIFA Master, program tertinggi dalam manajemen olahraga yang diinisiasi FIFA.
“Ke depan, merekalah yang akan menggantikan saya dan pengurus PSSI saat ini. Transformasi tidak akan berhasil jika SDM-nya tidak berubah atau tidak mau menjaga perubahan,” pungkas Erick.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....