Ustad Hanan Attaki Kajian Kesehatan Mental di Gorontalo
- 07 Jul 2024 23:22 WIB
- Gorontalo
KBRN, Gorontalo : Pada Ahad, 7 Juli 2924, Gedung Auditorium Universitas Negeri Gorontalo dipenuhi oleh peserta dari berbagai kalangan untuk menghadiri Kajian Khusus yang dihadirkan oleh Ustad Hanan Attaki (UHA). Kajian kali ini mengangkat tema yang penting dalam era modern ini, yakni Menjaga Kesehatan Mental dan Emosional Menurut Ajaran Islam.
Kesehatan mental, sebuah isu yang semakin mencuat dalam masyarakat, dipaparkan oleh Ustad UHA sebagai sesuatu yang tak kalah pentingnya dengan kesehatan fisik. Beliau menyoroti bahwa masih banyak yang belum memahami betapa pentingnya menjaga kesehatan mental, sehingga seringkali masalah ini disepelekan.
Dalam konteks agama Islam, UHA menegaskan bahwa masalah kesehatan mental tidak boleh dijadikan penilaian terhadap keimanan seseorang. Sebaliknya, ia mengajak umat untuk mencari petunjuk dan bimbingan dari Allah SWT untuk menyelesaikan dan menyembuhkan masalah ini.
Salah satu momen penting dalam kajian ini adalah saat UHA membacakan ayat dari Surah Yusuf ayat 57, yang menggambarkan Al-Quran sebagai sumber petunjuk dan penyembuh bagi penyakit-penyakit dalam dada serta rahmat bagi orang-orang yang beriman. Dengan tegas, beliau menekankan bahwa Al-Quran bukanlah sekadar obat fisik, tetapi menyediakan penghiburan dan kedamaian batin yang mampu meredakan gangguan mental.
"Al-Quran adalah penyembuh, bukan obat. Karena ada obat yang hanya meredakan nyeri, tetapi tidak menyembuhkan," ujar UHA dalam kajiannya.
Lebih lanjut, Ustad Hanan Attaki mengajak para hadirin, terutama generasi muda, untuk memiliki mindset yang sama bahwa Islam memiliki jawaban untuk setiap masalah dalam kehidupan. Beliau menekankan perlunya meningkatkan literasi keagamaan, menghadiri kajian, dan mendalami Islam lebih dalam untuk memperkuat keimanan dan ketahanan mental.
Komunitas Sister Till Jannah menjadi penyelenggara utama acara ini, didukung oleh beberapa sponsor yang peduli akan peningkatan kesejahteraan mental masyarakat. Mereka berharap bahwa acara ini dapat mendorong generasi muda Gorontalo untuk lebih mencintai dan menghadiri kajian Islam, sehingga memiliki jiwa dan mental yang kuat sesuai dengan ajaran agama.
Diharapkan bahwa pesan-pesan dari kajian ini akan membawa dampak positif yang luas dalam upaya menjaga kesehatan mental dan emosional masyarakat, khususnya di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks ini.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....