Bupati Sofyan Minta Pembangunan Desa Selaras dengan RPJMD

  • 05 Okt 2026 21:13 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo - Bupati Gorontalo Sofyan Puhi meminta pembangunan di tingkat desa selaras dengan arah kebijakan pembangunan Kabupaten Gorontalo yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah atau RPJMD. Permintaan itu disampaikannya pada Apel Akbar Jajaran Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD), Senin 4 Oktober 2026. Apel tersebut menjadi konsolidasi perdana jajaran setelah penggabungan Dinas Sosial dan Dinas PMD dalam satu organisasi perangkat daerah.

Sofyan mengatakan, penyatuan kedua OPD tersebut dilakukan karena memiliki subjek, objek, dan wilayah kegiatan yang sama, yakni masyarakat desa. Menurutnya, integrasi tersebut harus diikuti dengan kesamaan arah dan persepsi dalam menjalankan program pembangunan hingga tingkat desa.

“Pemerintah Daerah dan DPRD sejak awal telah mengkaji perlunya menyatukan ke dua OPD ini karena subjek, objek, dan arena kegiatannya sama, yaitu di desa. Kita satukan agar berada dalam satu jajaran, satu barisan, dan satu komando yang terarah,” ujar Bupati Sofyan.

Ia menekankan RPJMD harus menjadi pedoman dalam menentukan program pembangunan di setiap desa. Keselarasan tersebut dinilai penting agar program yang dilaksanakan pemerintah desa tidak berjalan sendiri, tetapi menjadi bagian dari target pembangunan Kabupaten Gorontalo.

Selain persoalan sinkronisasi pembangunan, Sofyan juga meminta jajaran pemerintahan desa memperkuat kepedulian terhadap kondisi sosial masyarakat. Pemerintah desa diharapkan mampu memastikan program perlindungan sosial, pemberdayaan, dan pelayanan masyarakat benar-benar menyentuh warga yang membutuhkan.

Dalam kesempatan tersebut, Sofyan turut menyoroti kondisi kekeringan di sejumlah wilayah Kabupaten Gorontalo. PDAM telah menyalurkan sedikitnya 32.000 kiloliter air bersih ke sejumlah titik yang mengalami krisis air, sementara pemerintah desa diminta meningkatkan pengawasan untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan.

Pemkab Gorontalo juga mendorong penguatan Gerakan Nasional Peduli Tetangga yang diawali dari keteladanan aparatur sipil negara. Gerakan tersebut diarahkan untuk meningkatkan kepekaan terhadap kondisi ekonomi, pendidikan, dan kesejahteraan masyarakat di lingkungan sekitar.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial dan PMD Kabupaten Gorontalo Haris Suparto Tome melaporkan Apel Akbar tersebut diikuti sekitar 1.800 perangkat desa, 1.200 anggota BPD, 191 kepala desa, serta ratusan pendamping desa dan relawan.

“Kami menyiapkan seluruh perangkat desa untuk menjadi Agen Perlindungan Sosial guna mendukung pemutakhiran data kepesertaan sosial secara akurat dan mandiri,” pungkas Haris.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....