Pengamat Ekonomi: UMKM di Gorontalo Punya Cara Sendiri di Era Digital Saat Ini

  • 02 Okt 2026 20:02 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo - Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah atau UMKM di Gorontalo memiliki pola yang berbeda dalam menghadapi perkembangan pasar digital.

Pengamat ekonomi, Rifi Djuuna Kepada RRI mengatakan, berdasarkan penelitian yang dilakukannya, terdapat sejumlah tipe UMKM di Gorontalo dalam merespons digitalisasi.

Menurut Rifi, sebagian pelaku UMKM telah aktif memanfaatkan pasar digital secara masif untuk memperluas pemasaran dan menyesuaikan usaha dengan perkembangan saat ini.

“Jadi ada usaha yang memang sudah sangat kreatif, kemudian berusaha untuk mengalahkan pasar digital ini. Mereka masuk dengan secara masif pada pasar digital dan tentunya memang sudah sesuai perkembangan,” ujar Rifi. Rabu 30 September 2026.

Namun, terdapat pula pelaku UMKM yang memilih tidak masuk ke pasar digital karena mempertimbangkan kemampuan bersaing dengan produk dari luar Gorontalo.

Rifi menjelaskan, sebagian pelaku usaha menilai harga produk mereka akan sulit bersaing jika masuk ke pasar digital, sehingga memilih mempertahankan pasar lokal sesuai dengan kemampuan usaha yang dimiliki.

Selain itu, terdapat pelaku UMKM yang belum tertarik beradaptasi dengan teknologi digital karena merasa sudah cukup dengan pola usaha yang selama ini dijalankan.

Menurut Rifi, kondisi tersebut juga ditemukan pada sejumlah pelaku usaha yang telah menjalankan bisnis dalam waktu cukup lama dan merasa tidak perlu kembali mempelajari pemasaran digital.

Ia menilai keputusan pelaku UMKM dalam memanfaatkan digitalisasi sangat bergantung pada kemauan, kemampuan, serta pertimbangan masing-masing pemilik usaha.

Rifi mengatakan, akses digital memang dapat memberikan peluang bagi UMKM untuk memperluas pasar. Namun, strategi pemanfaatannya tetap perlu disesuaikan dengan kondisi dan kemampuan masing-masing usaha.

Ia menambahkan, sebagian pelaku UMKM memilih pasar yang dianggap lebih sesuai dengan kemampuan mereka setelah mempertimbangkan risiko dan persaingan yang akan dihadapi di pasar digital.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....