Kemarau Panjang Tekan Warga, Polres Gorontalo Salurkan Sembako

  • 01 Okt 2026 19:52 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo - Kemarau panjang yang melanda Kabupaten Gorontalo ikut menekan kehidupan ekonomi masyarakat kecil. Di tengah kebutuhan rumah tangga yang terus berjalan, sebagian warga harus menghadapi kondisi lingkungan yang semakin kering dan beban pengeluaran yang tidak ringan. Kondisi tersebut mendorong Polres Gorontalo turun langsung membantu warga yang terdampak, Kamis 1 Oktober 2026. Jajaran kepolisian menyambangi pemukiman warga di Kelurahan Hutuo, Kecamatan Limboto.

Bantuan berupa paket sembako dibagikan kepada warga kurang mampu yang dinilai membutuhkan dukungan di tengah kondisi kemarau.

Kaur Bin Ops Polres Gorontalo Iptu Burhan Isa yang mewakili Kapolres Gorontalo mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian kepolisian terhadap kondisi sosial masyarakat.

Menurutnya, kehadiran polisi tidak hanya berkaitan dengan keamanan dan ketertiban, tetapi juga kepedulian terhadap masyarakat ketika menghadapi situasi sulit.

“Kami ingin memastikan Polri selalu hadir di tengah masa sulit. Sembako ini memang sederhana, namun kami berharap bisa sedikit mengurangi beban dapur warga,” kata Kaur Bin Ops Polres Gorontalo Iptu Burhan Isa.

Jajaran Polres Gorontalo mendatangi warga sekitar pukul 08.45 WITA. Paket bantuan diberikan secara langsung kepada masyarakat di lingkungan permukiman Kelurahan Hutuo.

Bagi penerima, bantuan pangan tersebut menjadi dukungan di tengah kondisi kemarau yang turut memengaruhi kehidupan sehari-hari.

Kemarau panjang tidak hanya membuat sumber air semakin terbatas, tetapi juga dapat berdampak pada aktivitas ekonomi masyarakat yang bergantung pada kondisi alam.

Karena itu, bantuan kebutuhan pokok menjadi salah satu bentuk respons sosial untuk membantu meringankan beban warga yang berada dalam kondisi ekonomi terbatas.

Penyaluran bantuan juga menjadi bagian dari upaya Polres Gorontalo membangun kedekatan dengan masyarakat melalui kegiatan yang menyentuh kebutuhan langsung warga.

Burhan berharap kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak kemarau tidak hanya datang dari kepolisian, tetapi juga mendapat perhatian dari berbagai pihak.

Menurutnya, kondisi sulit yang dihadapi sebagian warga membutuhkan kepedulian bersama agar bantuan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan.

Gerakan sosial tersebut sekaligus menjadi ajakan untuk memperkuat semangat gotong royong di tengah tekanan kemarau. Dengan kepedulian berbagai pihak, kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak diharapkan dapat lebih terbantu.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....